#pembunuhan#kriminal

Pengusaha Kafe Akui Pendapatan Terjun Bebas Usai Tragedi Penusukan Anggota TNI di Tokyo Space 

Pengusaha Kafe Akui Pendapatan Terjun Bebas Usai Tragedi Penusukan Anggota TNI di Tokyo Space 
Suasana kafe Tokyo Space, usai penusukan seorang anggota TNI, Bandar Lampung, Jumat, 20 Mei 2022. (Lampost.co/Putri Purnama)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sejumlah pemilik  kafe dan tempat hiburan malam di Bandar Lampung mengakui pengunjungnya berkurang usai tragedi penusukan di Tokyo Space pada Minggu, 15 Mei 2022.


Pemilik Daily Cafe, Puja mengatakan bahwa pandapatannya turun drastis usai adanya penikaman yang menyebabkan seorang anggota TNI tewas di salah satu kafe di Jalan KS Tubun, Rawa Laut, Enggal, Bandar Lampung. 

"Bukan sepi lagi, bahkan kemarin sampai nggak ada pengunjung. Hari ini masih ada beberapa," kata dia, melalui telepon, Jumat, 20 Mei 2022.

Puja mengatakan pendapatannya bahkan turun lebih dari 50% jika dibandingkan minggu sebelumnya. Tak hanya itu, kini Satgas Covid-19 lebih sering menyambangi kafenya yang berada di Jl. Doktor Susilo, Bandar Lampung itu. 

"Parah ini, tapi ya harus bersabar. Kami pemilik kafe juga harus patuhi peraturan yang ada. Jam 10 kami tutup," ujarnya. 

Senada, pemilik SVNS Cafe yang lokasinya tak jauh dari Tokyo Space juga mengeluhkan hal yang sama. Melalui media sosial instagram (gaerdrp_), ia menuliskan bahwa omset nya menurun drastis. 

"Ruwet, omset turun gunung. Tapi masih aman, sabar saja namanya ujian," tulisnya di kolom komentar instagram Lampung Post.

 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait