#PerizinanUsaha#BeritaPringsewu#OSSRBA

Pengurusan Perizinan Usaha di Pringsewu Lebih Mudah dengan OSS-RBA

Pengurusan Perizinan Usaha di Pringsewu Lebih Mudah dengan OSS-RBA
Suasana dikantor Badan Perizinan Terpadu Satu Pintu Pringsewu.  Lampost.co/ Widodo


Pringsewu (Lampost.co)-- Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Pringsewu Ikhsan menyatakan pola pengurusan perizinan usaha saat ini jah lebih mudah dan tanpa biaya. Tetapi terkadang masyarakat menyalahgunakan dengan tidak memenuhi persyaratan tetapi mencoba memberi imbalan.

Demikian yang di sampaikan Ikhsan Hendrawan saat di tanya soal proses perizinan usaha di wilayah kabupaten Pringsewu, di kantornya Rabu 6 Juli 2022.

"Kami tidak lagi melayani proses perizinan jika persyaratannya tidak cukup, meskipun ada oknum pengusaha yang ingin memproses secara cepat," katanya.

Ia menjelaskan saat ini perizinan usaha sudah menggunakan sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA), atau perizinan daring terpadu dengan pendekatan perizinan berbasis resiko.

Pola tersebut kata Ikhsan menggantikan pola sebelumnya dan izin usaha akan di keluarkan melalui pendekatan resiko.

Dalam sistem OSS-RBA terdapat tiga kategori usaha berisiko kecil, menengah dan tinggi. Lalu kata Ikhsan, calon pengusaha cukup mendaftar ke badan perizinan terpadu, yang nantinya di perintahkan untuk mengisi form oleh sistem.

Adapun yang diisi secara garis besarnya yakni mencantumkan e-KTP, email aktif dan NPWP, jenis usaha, serta modal yang dikeluarkan. Setelah itu akan muncul kode baku lapangan usaha Indonesia (KBLI).

Ia menjelaskan pada tahun 2021 proses perizinan dengan sistem  OSS RBA periode 4 Agustus 2021 sampai 4 Juni 2022 mencapai 1.855 perizinan dengan nomor induk berusaha atau NIB.

Kemudian untuk perizinan sistem OSS 1.1 NIB periode 09 Juni 2018 sampai Juli 2021 mencapai 1.855 NIB.

Sehingga, total perizinan yang sudah keluar sejak Juni 2018--Juni 2022 mencapai 3.814 NIB.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait