#Pilkada#Jurnalisme

Pengurus PWI Jadi Timses Pilkada Harus Mundur

Pengurus PWI Jadi Timses Pilkada Harus Mundur
Wartawan senior Ilham Bintang. Foto: ANT/Aditya Pradana Putra


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Ilham Bintang menyatakan pengurus PWI harus mundur sebagai pengurus jika menjadi tim sukses (timses) selama pemilihan kepala daerah. Hal ini sudah amat jelas diatur dalam peraturan rumah tangga (PRT) PWI.

Ilham Bintang mengungkapkan hal tersebut dalam pesan singat melalui WhatsApp yang juga diterima Lampost.co, Sabtu, 26 September 2020. Dalam pesannya, Ilham mengatakan pernyataan ini ia sampaikan lantaran ada pengurus di daerah yang bertanya terkait persoalan ini.

"Semalam ada kawan dari Maluku bertanya, apa yang mesti dilakukan apabila ada anggota pengurus menjadi timses paslon dalam Pilkada? Jawaban saya, yang bersangkutan harus mengundurkan diri," ujar Ilham Bintang dalam pesan singkatnya tersebut.

Ilham juga tegas menyatakan pengurus PWI yang telah menjadi tim sukses dalam pemilihan kepala daerah tidak perlu dimintakan untuk cuti sebagai pengurus. Sebab, menurutnya sebagaimana diatur dalam peraturan rumah tangga (PRT) PWI yang disahkan dalam Kongres PWI di Solo tegas menyebut mengundurkan diri bukan cuti.

"Pernyataan ini sengaja saya posting di sini untuk mengingatkan kembali kita pada ketentuan itu. Selanjutnya, tentu saja kita wajib mengawal tegaknya aturan itu. Mohon izin, saya posting kembali PD/ PRT, KEJ, dan Kode Prilaku Wartawan PWI di sini. Semoga bermanfaat," ujarnya.

Tak lupa, dalam pesan singkatnya itu, Ilham Bintang juga menyertakan screenshot Anggaran Dasar PWI yang diterbitkan Agustus 2019 lalu. Dalam screnshot tersebut tertera dalam Pasal 26, Ayat 3 yang menyatakan: Pengurus PWI di Pusat maupun di Provinsi serta Kabupaten/Kota yang mengikuti atau terlibat dalam tim sukses kontestasi politik baik Pilpres, Pilkada, maupun Pileg harus mengundurkan diri sebagai pengurus.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait