#beritalampung#beritalampungterkini#lampungfair

Pengunjung Lampung Fair Buang Sampah Sembarangan karena Tidak Tersedia Tempat Sampah

Pengunjung Lampung Fair Buang Sampah Sembarangan karena Tidak Tersedia Tempat Sampah
Tumpukan sampah di salah satu sudut arena Lampung Fair 2022 di lapangan PKOR Way Halim, Selasa, 1 November 2022. Lampost.co/Putri Purnama Sari


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sejumlah pedagang dan pengunjung di Lampung Fair 2022 mengeluhkan tidak adanya kotak sampah atau penampungan sampah yang disediakan panitia penyelenggara. Akibatnya, banyak sampah berserakan di beberapa sudut.

Salah satu pedagang, Indra Gunawan, mengatakan keluhan itu sudah disampaikan kepada panitia penyelenggara sejak hari pertama Lampung Fair dibuka, yakni Minggu, 30 Oktober 2022. "Namun, sampai sekarang belum ada perbaikan, sampah-sampah dibuang sembarangan karena enggak ada tempat sampah umum. Apalagi kalau sudah masuk jam delapan malam, sampah mulai numpuk," kata dia, Selasa, 1 November 2022.

Baca juga: Gabungan Dua Kota di Lampung Alami Deflasi 0,47 Persen pada Oktober 2022 

Tidak hanya sampah, pedagang yang telah membayar sewa tenant di Lampung Fair Rp6 juta harus dikecewakan dengan banyaknya pedagang liar. Panitia penyelenggara seolah membiarkan pedagang liar itu berjualan di dalam lapangan.

"Kami kan disini bayar, kalau yang liar pakai mobil enggak pakai tenant enggak bayar, tapi bisa jualan di sini. Kalau begitu, lebih baik kami jadi pedagang liar saja enggak perlu bayar. Sama-sama bisa jualan juga kan?" katanya.

Dia mengatakan para pedagang ingin penyelenggara melakukan evaluasi dan perbaikan, baik menyediakan tempat sampah maupun ketegasan menertibkan pedagang liar itu. "Kami sudah sampaikan keluhannya di grup WhatsApp, katanya akan dilaporkan kepada ketua penyelenggara. Tapi sejak awal sampai sekarang keadaannya masih sama," ujarnya.

Tak hanya pedagang, keluhan juga disampaikan pengunjung Lampung Fair 2022. Dwi Pratiwi, asal Natar, mengatakan banyak evaluasi yang harus dilakukan penyelenggara dalam hal ini adalah Apindo Lampung.

"Masa sekelas Apindo Lampung acaranya terkesan kurang prepare ya, parkirnya berantakan, enggak ada tempat buang sampah juga. Harusnya di setiap berapa meter itu disiapkan tong sampah, jadi pengunjung tidak buang sampahnya sembarangan," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait