#viruscorona#viruskorona#ekbis#tapis#beritapesawaran

Perajin Peci Tapis di Pesawaran Terimbas Wabah Korona

Perajin Peci Tapis di Pesawaran Terimbas Wabah Korona
Ilustrasi. Foto: Google Images


Pesawaran (Lampost.co): Merebaknya wabah virus korona berdampak pada roda perekonomian yang makin hari semakin mengalami kemunduran. Sulitnya akses transportasi antarkota membuat para pelaku usaha dari berbagai macam produk kerajinan yang ada di Kabupaten Pesawaran kesulitan menjual produknya.

"Terasa bener sekarang ini. Semenjak ada virus korona, produksi peci tapis kita sudah sulit untuk dijual. Biasanya kita mengirim keluar kota, kemudian ada reseler yang datang untuk mengambil barang. Sekarang tidak ada lagi," kata Irsyad salah satu pelaku usah mikro kecil menengah (UMKM) di Kecamatan Negerikaton, Rabu, 15 April 2020.

Dia mengatakan sebelum bulan ramadan biasanya pihaknya banyak menerima pemesanan pembuatan peci, namun untuk tahun ini tidak ada sama sekali pesanan peci.

"Sebelumnya, orang sampai nunggu-nunggu untuk pesan peci ini. Tapi sekarang jangankan mau nunggu, yang mesen aja tidak ada untuk saat ini," ungkapnya.

Menurutnya, sebelum adanya wabah virus korona, pihaknya setiap hari mampu menjual peci hingga 75 pcs.

"Kalau sekarang 5 pcs kejual aja sudah bersyukur. Hari ini saja baru satu peci yang terjual, mana kebutuhan keluarga harus tetap terpenuhi," ujarnya.

Sementara itu Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan ada sekitar 3.800 UMKM yang terkena dampak dari virus korona.

"Permintaan pasarnya yang menurun, akhirnya berdampak pada penurunan pendapatan para pelaku UMKM itu sendiri. Maka dari itu untuk saat ini para pelaku usaha ini harus bisa berjualan melalui online," kata dia.

Dia mengatakan pelatihan sudah dilakukan untuk berjualan melalui online, namun para pelaku usaha ini masih senang menggunakan cara konvensional. "Makanya harus kita stimulus terus," ujarnya.

Dia menambahkan kedepan para pelaku UMKM akan mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat dan juga Pemkab Pesawaran. "Kalau untuk bentuk bantuannya kita belum tahu, tapi nanti pasti akan kita berikan bantuan untuk meringankan beban mereka," pungkasnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait