#beritalampung#beritalamteng#hiv/aids#kesehatan

Pengidap HIV/AIDS di Bandarjaya Bertambah Jadi 52 Orang

Pengidap HIV/AIDS di Bandarjaya Bertambah Jadi 52 Orang
Suasana peringatan Hari HIV Sedunia yang berlangsung di Kampung Adijaya. Lampost.co/Tedjo Waluyo


Gunungsugih (Lampost.co): Jumlah warga pengidap HIV/AIDS di wilayah Bandarjaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah bertambah jadi 52 orang.

Dibandikan 2021, jumlah orang yang terinfeksi virus HIV sebanyak 48 kasus. Sementara pada 2022 bertambah 4 orang dengan total warga pengidap positif HIV/AIDS menjadi 52 kasus yang terdiri dari 33 orang berjenis kelamin pria dan 19 wanita.

"Selama satu tahun terakhir ini, kasus penularan HIV terbaru didominasi oleh kaum laki-laki yang melakukan hubungan seks sesama jenis (homo seksual) dan sisanya para pekerja di tempat hiburan," kata Kepala Program HIV Puskesmas Bandarjaya, Nyono Sukendar saat mengikuti acara peringatan hari HIV/AIDS sedunia yang dipusatkan di Kampung Adijaya, Jumat, 2 Desember 2022.

Baca juga:  IRT Hingga Karyawan BUMD Turut Diperiksa Soal Suap PMB Unila

Kegiatan peringatan Hari HIV tersebut dihadiri jajaran Dinas Kesehatan Lampung Tengah, kepala puskesmas didampinggi jajaran tenaga kesehatan di lingkungan Puskesmas Bandarjaya dan diikuti puluhan pemandu karaoke dan biduan.

Nyono mengatakan jumlah kasus HIV/AIDS yang tercatat di puskesmas sepanjang 2022 sebanyak 52 kasus, didominasi oleh kaum laki-laki.

"Peningkatan kasus HIV/AIDS di wilayah Bandarjaya sudah memprihatinkan dan harus menjadi perhatian bagi semua pihak agar kita semua terus waspada," kata dia.

Dia mengatakan pihak puskesmas selama ini rutin 3 bulan sekali menjemput bola turun langsung melakukan screening menyasar ke tempat hiburan malam seperti karoke dan hotel kepada para pekerja hiburan malam.

"Tindakan ini sebagai upaya untuk memberikan edukasi dan proteksi bagi mereka (pemandu lagu) agar dapat menekan dan terhindar dari penyakit HIV/AIDS yang sudah banyak menelan korban jiwa. Tahun 2018 hingga 2022 terlapor sebanyak 6 orang penderita HIV/AIDS meninggal dunia," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar