#lampung#danadesa#penyelewengan

Penggunaan DD Harus Sesuai Aturan

Penggunaan DD Harus Sesuai Aturan
ilustrasi. Lampost.co

SUKADANA (Lampost.co) -- Para kepala desa di Lampung Timur diingatkan untuk mengelola dana desa (DD) sesuai dengan ketetntuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal itu agar tidak menyimpang dan tidak melanggar hukum.  

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Lamtim, Wirham Riadi, menjelaskan sebenarnya Bupati Lamtim Zaiful Bokhari dan jajaran di setiap kesempatan selalu mengingatkan para kades agar mengelola DD sesuai aturan yang barlaku. Namun kenyataannya, masih saja ada kepala desa yang berani bahkan nekat menyimpangkan DD tersebut, seperti yang dilakukan Sugeng, kades Tamannegeri, Kecamatan Way Bungur.

Sugeng diduga telah menyimpangkan DD hingga mengakibatkan negara dirugikan Rp122,621 juta. Sang kades pun akhirnya ditahan Kejari Lamtim dan harus menghuni tahanan di Rutan Sukadana sejak Selasa, 15 Oktober 2019.

“Ini merupakan salah satu contoh karena memang ada dugaan penyimpangan, yang bersangkutan harus berhadapan dengan proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ini jangan sampai terjadi lagi. Karena itu, kami kembali mengingatkan kelola dan gunakan DD sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” kata Wirham, Rabu, 16 Oktober 2019.

Dia menambahkan agar penyimpangan DD tak terjadi lagi, pengawasan dan evaluasi serta pembinaan rutin dalam pengelolaan DD akan terus ditingkatkan. “Iya, kami pastikan pengawasan, evaluasi, dan pembinaan rutin akan terus kami tingkatkan agar tidak ada lagi kasus penyimpangan DD ke depan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri Lampung Timur, Selasa, 15 Oktober 2019 menahan Kepala Desa Tamannegeri Kecamatan Way Bungur nonaktif  Sugeng Kuswanto di Rumah Tahanan (Rutan) Sukadana. Penahanan karena sang Kades diduga melakukan penyimpangan DD 2017 dengan nilai mencapai Rp122,612 juta.

EDITOR

Djoni Hartawan Jaya

loading...

Berita Terkait

Komentar