#beritalampung#beritabandarlampung#bbm

Penggunaan BBM Bersubsidi Agustus 2022 di Lampung Melebihi Kuota

Penggunaan BBM Bersubsidi Agustus 2022 di Lampung Melebihi Kuota
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi. Lampost.co/Atika


Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Provinsi Lampung mencatat saat ini penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk jenis pertalite dan bio solar di wilayah Lampung telah mencapai lebih dari 25 persen. Dimana nilai tersebut melebihi dari proyeksi kuota Agustus 2022.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Lampung, Kusnardi, mengatakan untuk mengatasi hal tersebut pihaknya mengajukan penambahan kuota agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

"Tercatat penggunaan BBM subsidi di Lampung sudah lebih dari 100 persen atau sekitar 26 persen dari proyeksi kuota. Hal ini terus diajukan agar distribusi kepada masyarakat tetap lancar," kata Kusnardi, Senin, 29 Agustus 2022. 

Baca juga: Pengendara Motor Keberatan Atas Rencana Penaikan Harga BBM

Ia mengatakan jika pada Maret 2022 lalu Gubernur sudah mengajukan penambahan kuota lagi sebanyak 25 persen. "Kita juga ke depan akan ajukan lagi," kata dia.

Ia menilai jika penggunaan BBM bersubsidi yang telah melebihi proyeksi kuota tersebut tidak hanya terjadi di Provinsi Lampung saja, namun juga terjadi di semua wilayah di Indonesia.

"Peningkatan kebutuhan BBM ini harus diantisipasi sehingga antrean kendaraan jangan ada lagi. Kita juga terus koordinasi dengan Pertamina. Harga minyak dunia juga sedang naik," kata dia.

Menurutnya, distribusi BBM baik subsidi maupun nonsubsidi di Lampung harus dipastikan kelancarannya agar pertumbuhan ekonomi di daerah tetap terjaga.

"Sebab BBM khususnya solar adalah darahnya ekonomi, ditambah peningkatan ekonomi di Lampung cukup tinggi. Maka distribusinya harus kita pastikan tidak mengganggu perekonomian daerah," kata dia.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung Hery Sadli mengatakan jika kuota bio solar 2022 di Lampung saat ini sebanyak 600.242 kiloliter. "Adapun hingga 25 Agustus telah terpakai 449.192 kiloliter atau 126,2 persen," kata Hery Sadli. 

Selanjutnya untuk kuota pertalite di Lampung sebanyak 554.638 kiloliter sementara hingga 25 Agustus telah terserap 476.665 kiloliter atau 132,1 persen.

"Kelebihan 100 persen itu sudah melebihi target sampai di bulan Agustus yang seharusnya adalah 300-an ribu kiloliter. Untuk solar sudah 26,2 persen dan pertalite 32,1 persen," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait