#Covid-19

Pengelola Usaha dan Wisata di Gadingrejo Sepakat Tutup Sementara demi Kurangi Penularan Covid-19

Pengelola Usaha dan Wisata di Gadingrejo Sepakat Tutup Sementara demi Kurangi Penularan Covid-19
Kapolsek Gadingrejo Iptu. AY. Tobing mengundang pengelola wisata untuk menyikapi situasi kabupaten Pringsewu yang sudah memasuki zona merah, di mapolsek setempat, Rabu, 20 Januari 2021. Lampost.co/Widodo


Pringsewu (Lampost.co) -- Sejumlah pengelola tempat wisata di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu sepakat menutup sementara lokasi wisata menyusul disandangnya status zona merah Covid-19 di wilayah tersebut.

Kesepakatan menutup sementara sejumlah tempat usaha diputuskan bersama dengan difasilitasi Polsek Gadingrejo.

Kelima pengelola usaha yang sepakat untuk menutup sementara lokasi wisatanya adalah pengelola kafe ABC Ridwan,  pengelola Taman Saben M. Fathurrahman, pengelola Bina Mandiri Jaya (BMJ) Sumpeno, dan dari Geswood Sutarman.

Para pengelola tempat wisata ini awalnya berbeda pendapat menyikapi zona merah Pringsewu. Fathurrahman, misalnya, mengusulkan cukup dengan meningkatkan protokol kesehatan (prokes) bagi para pengelola dan pengunjung. Apalagi di lokasi yang ia kelola, sudah disiapkan sekitar 100 tempat cuci tangan. 

Sementara Sumpeno dari BMJ justru mengusulkan tutup sementara sebagai bagian dari kepedulian pengelola wisata untuk menekan penularan Covid-19.

"Kami siap membantu pemerintah untuk memerangi penyebaran Covid-19," ungkapnya, Rabu, 20 Januari 2021. 

Sementara Ridwan pengalola kafe ABC mengaku tidak sanggup jika untuk membatasi pengunjung. 

Seiring jalannya musyawarah yang berlangsung di Mapolsek Gadingrejo ini, kekhawatiran akan meningkatnya angka penularan Covid-19 membuat para pengelola sepakat untuk menutup sementara tempat usahanya. 

Kapolsek Gadingrejo Iptu. AY. Tobing menyampaikan terima kasih atas kerjasama para pengelola tempat pariwisata dengan kesadaran berkenan menutup usahanya sementara.

Menurutnya virus korona sangat berbahaya. Dengan kesadaran pengelola menutup sementara ia yakin bisa mengurangi penularan Covid-19.

Kapolsek mejelaskan penutupan sementara lokasi wisata yang dilakukan pengelola merupakan langkah nyata untuk memerangi dan mengurangi penyebaran virus korona.

"Terima kasih kepada para pengelola yang sangat menyadari betapa bahayanya virus korona sehingga dengan kesadaran sendiri rela menutup sementara lokasi wisatanya," ucap Kapolsek. 

Kapolsek juga menyatakan jika situasi kembali berubah menjadi zona orange atau kuning, mereka dipersilakan membuka usahanya kembali, 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait