#beritalampung#beritalampungterkini#libur#liburan#nataldantahunbaru#nataru#liburnataru#jalantol#jtts

Pengelola JTTS Siapkan Antisipasi Lonjakan Kendaraan Jelang Tahun Baru

Pengelola JTTS Siapkan Antisipasi Lonjakan Kendaraan Jelang Tahun Baru
Sejumlah kendaraan saat akan memasuki Jalan Tol Trans-Sumatra (JTTS) di Gerbang Tol Bakauheni Selatan, beberapa waktu lalu. Dok PT Hutama Karya


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Lonjakan mobilitas masyarakat pada liburan Tahun Baru 2023 perlu diantisipasi. Apalagi lalu lintas kendaraan dari dalam dan luar Lampung menuju tempat wisata diprediksi akan meningkat signifikan.

Menanggapi hal tersebut Executive Vice President (EVP) Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol (OPT) Dwi Aryono Bayuaji mengatakan pihaknya memastikan pelayanan yang optimal di ruas-ruas jalan tol. Pihaknya menyiapkan berbagai fasilitas dan strategi dalam menghadapi lonjakan masyarakat.

"Terkait dengan antisipasi lonjakan pengguna jalan, kami melakukan berbagai persiapan, seperti penambahan kapasitas gerbang tol, penyiagaan petugas, dan sebagainya," katanya, Rabu, 28 Desember 2022.

Baca juga: Tabrakan Truk, Pengemudi Luka Parah 

Dia mengatakan selama periode arus mudik Natal 2022, Minggu, 18 Desember–Selasa, 27 Desember 2022 tercatat lebih dari 1,2 juta kendaraan melintas di seluruh ruas Jalan Tol Trans-Sumatra (JTTS). Dari jumlah itu, 500 ribu di antaranya melintas dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatra melalui Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan sebagai pintu awal masuk JTTS maupun sebaliknya.

Untuk mendukung kelancaran arus kendaraan, pihaknya menyiagakan 2.528 petugas, 264 unit armada siaga, dan 21 rest area. Kemudian memastikan rest area dalam keadaan yang nyaman, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tercukupi, melakukan penambahan SPBU modular di beberapa titik rest area.

Kemudian untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang ada di ruas tol, pihaknya berkoordinasi dengan PT ASDP Ferry Indonesia (Persero) terkait arus kendaraan yang berasal dari Pelabuhan Bakauheni menuju Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan agar tidak terjadi penumpukan. 

“Ada penambahan kapasitas gardu tol di GT yang memiliki potensi kepadatan tinggi, seperti di GT Bakauheni Selatan dari lima jalur menjadi tujuh dan GT Kotabaru dari empat jalur menjadi enam. Kemudian menambah alat mobile reader untuk mempercepat transaksi di gerbang tol,” katanya.

Sementara itu, Branch Manager Ruas Tol Bakauheni–Terbanggibesar, Hanung Hanindito mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati saat berkendara, istirahat saat sudah lelah, memastikan kecukupan BBM, dan jangan lupa untuk setuju kalau keselamatan adalah nomor satu.

"Untuk prediksi puncak lalu lintas Tahun Baru, diperkirakan terjadi pada Jumat–Sabtu dan arus balik Minggu," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait