#penganiayaan

Penganiaya Anak di Bandar Lampung Terancam Tiga Tahun Penjara

Penganiaya Anak di Bandar Lampung Terancam Tiga Tahun Penjara
Kapolsek Kedaton Kompol Atang Samsuri saat diwawancarai di ruang kerja, Kamis, 19 Mei 2022. (Lampost.co/Salda Andala)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pelaku penganiayaan terhadap anak berinisial FI (17) terancam hukuman tiga tahun penjara. Korbannya berinisial SGP (17) kini terbaring di rumah sakit akibat luka bagian kepala dan lutut.


Kapolsek Kedaton Kompol Atang Samsuri menjelaskan sanksi pidana bagi pelaku penganiayaan melanggar Pasal 80 Undang-Undang No.35 Tahun 2014.

"Setiap orang yang melanggar ketentuan tersebut, dipidana dengan pidana penjara paling lama tiga tahun enam bulan atau denda paling banyak Rp72 juta,"katanya saat ditemui di Mapolsek Kedaton, Kamis, 19 Mei 2022.

Atang menjelaskan, peristiwa bermula saat korban dibonceng dengan rekannya datang dari arah kota Bandar Lampung dan bertemu pelaku di lokasi kejadian. Akibat saling ejek, akhirnya berujung penganiayaan terhadap korban.

"Pelaku yang sudah menunggu langsung memukul kepala bagian belakang korban menggunakan satu batang besi sepanjang 80 sentimeter," ujar Atang. 

Akibatnya, korban dan rekannya yang menggunakan motor Beat oleng sehingga terjatuh lalu ditabrak mobil Pajero hitam.

"Akibat kejadian tersebut saksi berinisial FA dan korban dilarikan ke RS Advent. Karena untuk penanganan lebih lanjut. Korban dirujuk ke RS Imanuel,"katanya.

Atas dasar laporan No: LP/402-B/V/2022/LPG/Resta Balam/Polsek Kedaton pada 12 Mei 2022. Jajaran polsek mengamankan pelaku. 

 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait