pilkada

Pengamat Sebut Kesempatan Eva Dwiana dan Deddy Amarullah Masih Terbuka Luas

Pengamat Sebut Kesempatan Eva Dwiana dan Deddy Amarullah Masih Terbuka Luas
(dok)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengamat Hukum Tata Negara Universitas Lampung (Unila) Budiono berpendapat paslon Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana dan Deddy Amarullah masih terbuka luas kesempatan di Mahkamah Agung (MA).

"Ada kesempatan yang diberikan Undang-Undang bila calon yang didiskualifikasi berdasarkan keputusan Bawaslu setelah tiga hari dan ditindaklanjuti oleh KPU maka pihak yang didiskualifikasi bisa mengajukan banding ke MA, artinya MA hanya melihat fakta-fakta persidangan dan bagaimana penerapan pasalnya apakah sudah sesuai yang diputuskan oleh Bawaslu," ujarnya. 

Budiono menjelaskan, putusan MA bersifat final dan mengikat dengan dua kemungkinan, menguatkan putusan atau membatalkan putusan. Jika membatalkan putusan KPU berdasarkan putusan Bawaslu maka Paslon Eva-Deddy ditetapkan kembali sebagai pasangan calon terpilih. 

"Jika menguatkan berarti paslon nomor urut 03 Eva Dwiana dan Deddy Amarullah tetap menjadi pasangan yang didiskualifikasi berdasarkan putusan MA," katanya. 

Jika menguatkan artinya paslon tinggal dua pasangan, berkemungkinan Pemungutan Suara Ulang (PSU) oleh KPU sebab yang dirugikan ada dua pasangan calon terkait pelanggaran Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM). 

"MA hanya menguatkan dan membatalkan nanti keputusan dikembalikan ke KPU. Kalau dia menguatkan artinya tinggal dua calon, prosesnya dapat saja menjadi PSU karena ada dua calon yang dirugikan," katanya. 

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait