#pajak#pemkotbandarlampung

Pengamat: Pengusaha Manipulasi Data Pajak Bisa Dipidana

Pengamat: Pengusaha Manipulasi Data Pajak Bisa Dipidana
Tapping box. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengamat Hukum Universitas Lampung (Unila), Eddy Rifai, menilai pengusaha hotel, restoran, atau tempat usaha lain yang memanipulasi data pajak bisa dikenakan pidana.

"Ada pidana kalau manipulasi dan ada pemalsuan, misalnya contoh invoice palsu," kata Eddy, Kamis, 24 Juni 2021

Namun, untuk kasus penunggakan pajak pengusaha di Bandar Lampung, dia menyarankan untuk mengutamakan sanksi administrasi dengan membayar jumlah tunggakan.

"Kalau kaitan dengan tindak pidana pajak ada pengawas pajak yang menanganinya," katanya.

Eddy mengibaratkan Pemerintah Kota dengan pengusaha memiliki prinsip simbiosis mutualisme, yaitu hubungan timbal balik yang saling menguntungkan. 

"Dalam perpajakan, negara dan wajib pajak ibarat memelihara ayam, gimana caranya ayam itu bertelur, bukan akhirnya mau di potong lehernya, mati ayamnya gak bisa bertelur," katanya.

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait