perekonomianlampung

Pertumbuhan Ekonomi Lampung Dinilai Negatif

( kata)
Pertumbuhan Ekonomi Lampung Dinilai Negatif
dok Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung pada triwulan pertama terjun bebas. Sebab, sektor pertanian dan pertambangan yang menjadi penyangga perekonomian Lampung, lesu.

Perekonomian Lampung pada triwulan I 2020, yakni 1,73% year on year (yoy). "Hampir semua sektor ekonomi di Lampung merosot, kecuali pertanian. Net ekspor juga negatif," kata pengamat ekonomi Universitas Lampung, Asrian Hendicaya, kepada Lampost.co, Minggu, 28 Juni 2020.

Asrian, mengutip survei pertanian Badan Pusat Statistik (BPS), mengatakan akan ada pergeseran masa panen pada triwulan II. Perubahan terjadi karena pasar ekspor juga terdampak wabah korona. "Lebih-lebih sebelum wabah, ekspor dunia juga belum pulih," terang Asrian.

Ekspor Lampung didominasi hasil industri dan perkebunan. "Triwulan II ini sangat dipengaruhi kinerja sektor pertanian. kalau pergeseran panen yang diperkirakan benar maka tekanan pertumbuhan ekspor triwulan II akan terbantu," jelasnya.

Hanya, lanjut dia, bila pada triwulan I sektor selain pertanian masih tumbuh. Maka pada triwulan II, sepertinya akan tertekan. "Mungkin beberapa sektor bisa negatif, sehingga cenderung lebih rendah. Ekspor nasional juga diperkirakan mengalami pertumbuhan lebih rendah," tutupnya. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...

Berita Terkait

Komentar