#beritalampung#beritalampungterkini#infrastruktur#jalanrusak#perbaikanjalan

Pengamat Nilai Metode Cement Treated Base Lebih Hemat Anggaran dan Waktu

Pengamat Nilai Metode <i>Cement Treated Base</i> Lebih Hemat Anggaran dan Waktu
Perbaikan Jalan Ryacudu menggunakan metode cement treated base (CTB). Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sejumlah ruas jalan di Lampung, termasuk Bandar Lampung, dalam kondisi rusak yang sangat mengganggu para pengendara. Padahal, jalan-jalan tersebut merupakan urat nadi masyarakat dalam beraktivitas.

Pakar transportasi Institut Teknologi Sumatra (Itera), Muhammad Abi Berkah Nadi mengatakan perbaikan jalan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang paling efisien dan murah dengan menggunakan metode cement treated base (CTB). Metode tersebut sudah banyak digunakan berbagai daerah, terutama jalan yang menjadi wewenang Bina Marga.

Baca juga: Lubang di Depan Flyover Kalibalok Bahayakan Pengendara 

"Perbaikan jalan dengan metode ini bisa dibilang efisien dari segi anggaran dan waktu. Perbaikan jalan di Korpri seperti rigid pavement atau jalan beton karena teknis metode CTB untuk kondisi jalan yang muka air tanahnya tinggi," katanya, Minggu, 13 November 2022.

Dia menjelaskan untuk teknis pelaksanaan metode CTB seharusnya tidak titik per titik, melainkan sepanjang jalan yang kondisiya yang rusak harus diperbaiki. Sebab, dia melihat perbaikan Jalan Ryacudu di depan Itera perbaikan jalan dengan metode CTB menggunakan titik per titik.

"Hal ini dilakukan agar jalan tersebut tidak sering diperbaiki. Mungkin sisi anggaran yang memang menjadi pertimbangan, kenapa Jalan Ryacudu sering rusak," ujarnya.

Muhammad menilai kondisi dan karakteristik tanah di Jalan Ryacudu cenderung lunak apabila musim hujan. "Seharusnya bila memang ada anggaran besar harus di-rigid atau jalan beton," katanya.

Terakhir, ia menyarankan Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperbaiki jalan rusak menhelang Nataru menggunakan metode CTB. "Persoalannya, Nataru itu menjelang akhir tahun dan memasuki musim hujan sehingga banyak jalan rusak. Untuk efektivitas waktu dan hemat biaya apabila perbaikan jalan menggunakan CTB sangat baik," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait