pilkadabansos

Pengamat: Jangan Pilih Calon yang Politisasi Bansos

( kata)
Pengamat: Jangan Pilih Calon yang Politisasi Bansos
dok Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Akademisi Universitas Lampung (Unila) Azis Amriwan menyebutkan persoalan petahana mencalonkan diri kembali di delapan kabupaten/kota menjadi sorotan masyarakat luas di saat pendemi covid-19.

Politisasi Bantuan Sosial  penanggulan covid-19  untuk masyarakat merupakan pembodohan bagi masyarakat. Masyarakat diminta untuk tidak memilih calon yang memanfaatkan bantuan tersebut di tengah pendemi saat ini.

"Tetapi ini perlu menjadi perhatian masyarakat, untuk bisa memahami mana program kampanye, mana yang memang program pemerintah dalam rangka penanganan covid-19,"ujarnya kepada Lampost.co melalui pesan Whatsapp.

Menurutnya,  program bantuan yang memang digelontorkan dalam rangka penanganan efek covid-19,  diklaim oleh petahan sebagai kebijakannya. 

Ia menambahkan, untuk dapat membedakannya secara jelas, masyarakat bisa membandingkannya antara wilayah yang sedang pilkada dengan wilayah yang tidak ada pilkada. 

"Dengan kondisi perekonomian yang sedang sulit ini, masyarakat rentan termakan program seperti itu, meskipun sudah jelas dari segi aturan kepemiluan, bentuk kampanye dan batasan-batasan nya seperti apa,"ungkapnya.

"Kita memang belum bisa menyatakan bahwa petahana diuntungkan dalam hal ini, karena belum ada data atau kasus terbukti penyalahgunaan wewenang oleh petahana," pungkasnya.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait