#pajak

Penerimaan Pajak Lampung dan Bengkulu Tembus Rp9,05 Triliun

Penerimaan Pajak Lampung dan Bengkulu Tembus Rp9,05 Triliun
Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Tri Bowo saat memaparkan penerimaan pajak Bengkulu dan Lampung yang melebihi target di Kantor Wilayah DJP Bengkulu dan Lampung, Senin, 10 Januari 2022. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Bengkulu dan Lampung (Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung) berhasil mengumpulkan pajak sebesar Rp9,05 triliun. Capaian tersebut melebihi target penerimaan melebihi 100%.

Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Tri Bowo mengatakan sampai dengan 31 Desember 2021, jumlah neto penerimaan pajak Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung mencapai Rp9,05 triliun. Jumlah tersebut sama dengan 104,5% dari target yang diamanatkan APBN. 

"Pencapaian ini turut menyumbang keberhasilan DJP yang berhasil merealisasikan penerimaan melebihi target sebesar 103,9% yakni Rp1.277,5 triliun," katanya di ruang kerja, Senin, 10 Januari 2022.

Baca juga: Penerimaan Pajak Bengkulu - Lampung Capai Rp7,98 Triliun

Menurut Tri Bowo, keberhasilan tersebut juga karena seluruh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang ada di Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung yang berhasil mencapai target penerimaan melebihi 100%, yaknia KPP Bandar Lampung Satu, KPP Pratama Curup, KPP Pratama Bengkulu Satu, KPP Pratama Metro, KPP Pratama Bengkulu Dua, KPP Madya Bandar Lampung, KPP Bandar Lampung Dua, KPP Pratama Kotabumi dan KPP Pratama Natar.

Secara keseluruhan penerimaan pajak Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung didukung oleh 5 sektor terbesar yakni Industri Pengolahan (29.40%); Perdagangan Besar dan Eceran Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor (24.41%). Kemudian, Administrasi Pemerintahan dan Jaminan Sosial Wajib (11.30%); Jasa Keuangan dan Asuransi (7.05%); serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (6.55%).

"Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi dan partisipasi banyak pihak, terutama wajib pajak yang taat dan patuh membayar pajak," ujarnya.

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait