#umkm#ekonomilampung

Penerbitan NIB UMKM Terpusat di Kementerian

Penerbitan NIB UMKM Terpusat di Kementerian
Pekerja sedang menjahit di Galeri Andanan, Jalan Ganjaran Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedung Tataan, Pesawaran. LAMPUNG POST/SUKISNO


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung menyebut penerbitan nomor induk berusaha (NIB) dilakukan terpusat dan terintegrasi ke Kementerian Koperasi dan UMKM. 

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Samsurijal Ari, mengatakan pihaknya terus melakukan pendampingan dan pengawasan bagi UMKM untuk perizinan dan mendapatkan NIB. 

"Untuk mendaftarkan UMKM mendapat NIB terintegrasi melalui online single submission (OSS)," kata Samsurijal Ari, Kamis, 14 Juli 2022. 

Ia menerangkan OSS menjadi situs resmi yang dimiliki Dinas Perizinan, sehingga pihaknya tidak bisa mengakses ke dalam registrasi dari tiap-tiap UMKM yang mendaftar. 

"Itu secara langsung terdaftar dan kami tidak bisa menghitung atau mendata UMKM yang masuk dan memperoleh NIB, karena sifatnya pribadi," katanya. 

Namun, jika ada pelaku UMKM yang belum memahami cara mendaftar untuk NIB, pihaknya sering mengadakan kegiatan dengan memberikan pendampingan agar pelaku UMKM bisa mengakses OSS. 

"Biasanya kalau buka pendampingan, ada sekitar 30 sampai 40 orang yang memiliki usaha dan ingin mendapatkan NIB. Kami mendampingi untuk mendaftar. Tapi, total UMKM yang terdaftar tidak ada," katanya.

Ia mengatakan banyak manfaat yang akan diperoleh dari mendaftar UMKM salah satunya mendapatkan berbagai bantuan yang diberikan pemerintah, seperti bantuan produktif usaha mikro (BPUM).

"Untuk syarat dari mendaftar kan UMKM adalah, KTP/ KK, NPWP, alamat email yang aktif, nomor telepon yang aktif, serta nomor BPJS Kesehatan dan nomor BPJS Ketenagkeraan jika ada," katanya. 

Pihaknya mendorong agar semua UMKM dapat mendaftarkan usahanya secara resmi. "Di Lampung ini ada yang mendaftar tapi tidak dilanjutkan, sehingga memang datanya tidak tetap dan itu dipegang pusat," ujar dia. 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait