#Wisata#Lampung

Penerbangan Perintis ke Pesisir Barat Tingkatkan Potensi Wisata Lampung

Penerbangan Perintis ke Pesisir Barat Tingkatkan Potensi Wisata Lampung
Pelayanan penerbangan perdana rute Bandara Radin Inten Bandar Lampung-M Taufiq Kiemas, Krui oleh pesawat perintis Susi Air kembali dimulai operasinya, Rabu, 12 Januari 2022. Lampost.co/Yon Fisoma


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendorong peningkatan potensi wisata di Kabupaten Pesisir Barat melalui dibukanya jalur penerbangan pesawat perintis.

"Rute penerbangan melalui Bandara Muhammad Taufiq Kiemas (Krui)-Bandara Radin Inten II (Lampung Selatan) ini kembali dibuka. Sebelum Covid-19 sudah ada, tetapi kan sempat terhenti," kata Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim, Minggu, 16 Januari 2022.  

Penerbangan menggunakan maskapai Susi Air dengan jenis pesawat Cessna 208 Grand Caravan berkapasitas 12 penumpang ini diharapkan menjadi angin segar bagi para wisatawan.

Baca: Penerbangan Perdana Susi Air di Bandara M Taufiq Kiemas Krui Mendarat Mulus

 

"Karena kan potensi di Pesisir Barat adalah laut. Banyak wisatawan hingga mancanegara datang untuk lakukan surfing," ujar Nunik, sapaan akrabnya. 

Menurut Nunik, dengan adanya penerbangan perintis tersebut, akses menuju Pesisir Barat jadi lebih mudah.

"Harapannya bisa memberikan kemudahan, terutama bagi yang intens melakukan perjalanan ke Pesisir Barat," katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Edarwan mengatakan, saat ini operasional penerbangan yang dilakukan menuju Pesisir Barat baru tahap awal.

"Saat ini Gubernur Lampung sedang mengupayakan agar pesawat besar bisa masuk sekaligus membawa alat-alat atau barang kargo yang dibawa pengunjung," jelas Edarwan..

Ia mengatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Pemkab Pesisir Barat agar bisa terus lakukan pengembangan. 

"Kami berkoordinasi dengan masif untuk terus mendorong penerbangan ini. Upaya kami bisa memberikan kenyamanan dan layanan, khususnya bagi wisatawan mancanegara," tutup Edarwan. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait