#beritalampung#beritalampungterkini#sesartarahan#gempabumi#itera#akademisi#pakar

Penelitian Sesar Tarahan Libatkan Pakar dari Akademisi

Penelitian Sesar Tarahan Libatkan Pakar dari Akademisi
Foto. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Forum Pengurangan Risiko Bencana Lampung akan mengkaji Sesar Tarahan. Hal itu guna mengetahui potensi risiko bencana yang mungkin ditimbulkan.

Kepala BPBD Lampung, Rudy Sjahwal Sugianto menjelaskan pembentukan forum pengurangan risiko bencana adalah perwujudan pentahelix. Dalam penelitian yang direncanakan itu, forum tersebut melibatkan pakar dari akademisi.

Hal tersebut sudah direncanakan akademisi dari Institut Teknologi Sumatra (Itera). Penelitian bertujuan mengetahui besaran getaran yang dihasilkan dari sesar yang membentang sepanjang 30 kilometer itu.

Baca juga: Status Siaga, Wisatawan dan Nelayan Dilarang Mendekati Gunung Anak Krakatau 

"Akademisi dari Itera dalam waktu dekat akan melakukan penelitian dengan terhadap Sesar Tarahan untuk meneliti getaran yang dihasilkan," ujarnya ketika dihubungi, Rabu, 7 Desember 2022.

Kemudian, penelitian terhadap risiko gempa di wilayah gempa juga sudah dilakukan. Menurut dia, dalam waktu dekat hasil kajian pemetaan risiko gempa itu akan dipublikasi.

"Kami sudah meminta peneliti dari Itera untuk mengkaji potensi risiko gempa di Lampung, tidak lama lagi hasilnya akan diekspose," ujarnya.

Selain itu, sebagai upaya mitigasi, pihaknya juga telah membentuk desa tangguh bencana. Pembentukan itu dilakukan di wilayah permukiman masyarakat yang menjadi titik rawan bencana.

Pihaknya berharap melalui program itu memberikan edukasi kepada masyarakat dalam menghadapi bencana. Sehingga, katanya, masyarakat bisa melakukan mitigasi dan penanganan secara mandiri jika terjadi bencana.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait