#PenelitiHukumTataNegaraU#nila#MahasiswaGugatUUIKN#MK

Peneliti Hukum Tata Negara Unila Apresiasi Mahasiswa Gugat UU IKN ke MK

Peneliti Hukum Tata Negara Unila Apresiasi Mahasiswa Gugat UU IKN ke MK
Sidang pertama gugatan UU IKN mahasiswa FH Unila, Senin 27 Juni 2022. Sidang tersebut dilaksankan dengan MK RI via Zoom. Istimewa


Bandar Lampung (lampost.co)—Peneliti  Hukum Tata Negara Universitas Lampung (Unila) Rudi Lukman mengapresiasi 6 mahasiswanya yang berani untuk menggugat secara uji materil Undang-undang Ibu Kota Negara (IKN) di Mahkamah Konstitusi.

"Ini memang harus diapresiasi melihat dengan jeli, IKN berbentuk otorita dalam hal ini tidak ditemukan konstitusi kita yakni Pemerintahan Daerah. Menurut saya mahasiswa jeli ya melihat itu," kata Rudi, Selasa 28 Juni 2022.

Menurutnya apa yang dilakukan mahasiswanya adalah hak setiap warga negara untuk mengajukan uji kontitusional undang-undang yang dirasa ganjil.

Baca Juga : MK Minta Draft Gugatan UU IKN Mahasiswa Unila Diperbaiki

"Kita harus kita dukung, jikalau ada revisi perbaikan itu adalah proses administrasi di MK yang memang sering terjadi ya, dan itu normal menurut saya," ujarnya.

Rudi bersedia menjadi pembimbing jika diminta untuk merevisi selaku akademisi.  "Bisa saya bantu jika diminta," katanya.

Ia senang karena sudut-sudut pendapat mahasiswa itu baik, dan UU IKN ini sangat cepat dalam pembahasan. Isinya pun memang bisa diperdebatkan secara akademik dan politis.

Ia menyarankan untuk mahasiswanya untuk sidang selanjutnya adalah yang pertama harus menerima masukan dari MK karena secara administrasi harus dilakukan.

Yang kedua menghubungi pakar tata negara yang bisa mendukung argumen mereka.

"Terakhir mempersiapkan sidang selanjutnya dengan baik harus dikuasai," pungkasnya.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait