#HIV#AIDS#Tulangbawang

Penderita HIV-AIDS di Tulangbawang Naik 50 Persen

Penderita HIV-AIDS di Tulangbawang Naik 50 Persen
Ilustrasi/Lampost.co


Menggala (Lampost.co): Jumlah penderita virus Human Immunodeficiency Virus (HIV)- Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Kabupaten Tulangbawang tahun ini bertambah. 

Bahkan, peningkatannya mencapai 50 persen ketimbang tahun sebelumnya di periode yang sama.

"Jika dibandingkan 2019, pada 2020 terjadi peningkatan yang cukup signifikan terhadap temuan kasus HIV/AIDS. Pasien di Tuba tahun 2019 ada 14 orang, sementara di 2020 ada 21 orang," kata Kepala Puskesmas Tuba l Arnan Jaya ketika dihubungi Lampost.co, Selasa, 1 Desember 2020.

Dari 21 Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) itu, terang Arnan, terdapat dua penderita yang merupakan pasangan suami-istri dan dua orang lainnya merupakan perempuan yang tengah hamil muda.

"Saat ini ada 21 ODHA warga Kabupaten Tulangbawang yang rutin melakukan pengobatan di Puskesmas Tuba l. Ada dua pasangan (suami istri) ODHA dan dua ODHA saat ini sedang hamil 12 dan 14 minggu," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, terdapat bayi yang baru dilahirkan dari ibu ODHA. Namun, pihaknya belum dapat memastikan apakah bayi tersebut terinfeksi virus HIV, lantaran belum memenuhi syarat untuk dilakukan pemeriksaan.

"Ada dua bayi baru lahir dari ibu ODHA (di Tulangbawang), tapi belum diperiksa apakah bayi tertular atau tidak, karena belum waktu diperiksa," kata dia.

Puskemas Tuba l, lanjut Arnan, merupakan satu-satunya layanan Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP) HIV yang ada di Kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur.

Ia mengajak masyarakat agar menjaga perilaku hidup sehat, salah satunya menjauhi seks bebas, karena dianggap memiliki resiko tertular penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh.

"Ketahui status HIV sejak dini. Jauhi perilaku yang beresiko menularkan HIV serta lindungi orang tersayang dari HIV," katanya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait