#lampung#metro#rapbd

Pendapatan Metro dalam RAPBD 2020 Rp943,59 M

( kata)
Pendapatan Metro dalam RAPBD 2020 Rp943,59 M
Wali Kota Metro Ahmad Pairin menyampaikan nota keuangan kepada Ketua DPRD Tondi Nasution. Istimewa


Metro (Lampost.co) -- Pemerintah Kota Metro dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2020 memproyeksikan pendapatan Rp943,59 miliar. Jumlah itu meningkat Rp52,77 miliar atau 5,9 persen dibandingkan 2019.

"Pendapatan terdiri dari PAD Rp178,46 miliar, dana perimbangan Rp638,66 miliar, dan lain-lain pendapatan yang sah Rp126,46 miliar. Jika dibandingkan 2019, mengalami kenaikan Rp52,77 miliar atau 5,9 persen," kata Wali Kota Metro Ahmad Pairin dalam paripurna pengantar nota keuangan Raperda APBD 2020 di gedung DPRD setempat, Rabu malam, 20 November 2019.

Wali Kota menyampaikan sesuai Permendagri No 33 Tahun 2019, program pendidikan diplot 20,01 persen dari alokasi anggaran.

Sedangkan sektor kesehatan 27,94 persen, infrastruktur 20,05 persen, dan dana kelurahan 3,27 persen.

Sementara untuk belanja daerah direncanakan Rp1,009 triliun. Terdiri dari belanja langsung Rp603,74 miliar dan belanja tidak langsung Rp405,78 Miliar. Dengan persentase 59,8 persen dan 40,2 persen.

Adapun alokasi belanja tidak langsung, di antaranya untuk pembiayaan Pilkada 2020. Sementara penekanan pada belanja langsung untuk program sanitasi layak, stunting, SPBE, dan dana kelurahan.

Pairin menambahkan penyusunan Rancangan APBD 2020 berpedoman pada dokumen perencanaan RKPD dan KUA PPAS.

Sementara itu, Ketua Bapemperda DPRD Metro Yulianto meminta pembangunan memperhatikan dan mendorong pengembangan pada sejumlah aspek-aspek. "Metro telah menetapkan visi dan misi sebagai kota pendidikan dan wisata kekuarga. Pengembangan pada dua sektor ini tidak hanya soal ekonomi, tapi aspek budaya sosial dan lainnya," ujarnya saat menjawab pengantar nota keuangan APBD 2020.

Untuk mewujudkan hal tersebut, DPRD meminta pembangunan fisik memperhatikan kekhasan Kota Metro, menghidupkan wisata tradisional, memberikan pendidikan, dan memberi penghargaan terhadap warisan nenek moyang.

Kemudian mengalokasian dana pada pengembangan budaya dan wisata. Tidak kalah penting adalah mendorong pengembangan kreativitas dan inovasi dari seluruh masyarakat untuk turut terlibat memajukan Metro.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Komentar


Berita Terkait