#pemprovlampung#arinal-nunik#beritalampung

Pendapatan Lampung 2022 Ditargetkan Rp7,55 Triliun

Pendapatan Lampung 2022 Ditargetkan Rp7,55 Triliun
Pendapatan daerah. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung memproyeksikan pendapatan Lampung pada 2022 sebesar Rp7,55 triliun. Dari nilai tersebut hasil pendapatan asli daerah (PAD) bisa menembus Rp3,44 triliun.

Kepala Dinas Bapenda Lampung, Adi Erlansyah, mengatakan target tersebut berdasarkan peningkatan yang terjadi selama lima tahun terakhir.

"Meski pada 2020 pendapatan daerah anjlok karena dampak pandemi," kata Adi, Senin, 10 Januari 2022.

Namun, pada 2021 kembali meningkat 6,6 persen menjadi Rp7,48 triliun atau 99,27 persen dari target. Peningkatan itu dipengaruhi dari pemutihan pajak yang berkontribusi hingga 83 persen untuk PAD atau lebih dari sepertiga pendapatan empat jenis pajak yang dikelola Bapenda Lampung.

Selain itu, pajak daerah 2020 sebesar Rp2,38 triliun meningkat pada 2021 mencapai Rp2,65 triliun atau 100 persen dari target. "Sumbangan terbesar dari pemutihan pajak yang meningkat Rp100 miliar khusus dari pajak kendaraan, belum dari BBNKB dan PBBKB," katanya.

Menurutnya, peningkatan pendapatan itu dilakukan dengan memaksimalkan penerimaan dan menekan potensi kebocoran pendapatan. Hal itu dengan intensifikasi semua pemungutannya dan menerapkan teknologi, seperti aplikasi untuk memastikan data yang benar dan tidak terjadi kebocoran.

"Pajak daerah semua menerapkan aplikasi, seperti pajak bahan bakar kendaraan bermotor, dari Pertamina dan semua 15 kabupaten/kota wajib pajak pakai aplikasi yang dilaporkan tepat waktu," jelasnya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait