#pkh#bansos

Pendamping PKH Dilarang Pegang KKS

Pendamping PKH Dilarang Pegang KKS
Kepala Dinas Sosial Lamsel, Dulkahar. Dok


Kalianda (Lampost.co) -- Dinas Sosial Lampung Selatan menegaskan pendamping program keluarga harapan (PKH) dilarang memegang kartu keluarga sejahtera (KKS) milik keluarga penerima manfaat (KPM). 

Kepala Dinas Sosial Lamsel, Dulkahar, mengatakan pihaknya akan memberhentikan pendamping PKH yang terbukti memegang kartu KKS.

"Saya minta tidak ada lagi pendamping yang memegang KKS milik KPM, karena tugas pendamping untuk mendampingi bukan memegang KKS," kata Dulkahar, Minggu, 8 Agustus 2021.

Menurut dia, KKS sebagai kartu penanda peserta PKH yang berfungsi untuk kartu ATM. Dengan begitu KPM dapat mencairkan bantuan melalui ATM terdekat. 

"KKS ini sama dengan Kartu ATM bank yang dipakai masyarakat umum. Tentu KKS ini merupakan privasi bagi pemiliknya, yaitu KPM sendiri. Jadi tidak boleh dipegang orang lain," kata dia.

Dalam hal itu, pihaknya pun telah menghentikan satu pendamping PKH di Kecamatan Tanjungbintang karena membawa kartu KKS. Ia berharap peristiwa itu tidak terulang kembali.

Selain itu, dia juga mengingatkan kepada aparat desa ataupun BUMDes selaku penyuplai komoditas tidak diperbolehkan memegang kartu KKS milik KPM. Sebab, pihaknya juga kerap mendapatkan informasi adanya BUMDes yang memegang kartu KKS.

"Memang yang saya dapat informasi masyarakat sendiri yang meminta, karena KPM tidak mau ribet atau takut kartu hilang. Tapi, kami tegaskan itu tetap tidak boleh," kata dia. 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait