bansoskemensospendampingbansos

Pendamping Bansos Didorong Bisa Memotivasi KPM

Pendamping Bansos Didorong Bisa Memotivasi KPM
Lampost.co/Wahyu Pamungkas


TERBANGGIBESAR (Lampost.co) -- Menteri Sosial RI, Juliari P. Batubara memastikan program bantuan sosial masih menjadi prioritas di 2021.

Pesan tersebut disampaikan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Pepeng Nazarudin dalam pembukaan rapat Koordinasi Teknis dan Peningkatan Kualitas SDM PKH di Hotel BBC Bandarjaya, Terbanggibesar Lamteng, Selasa, 01 Desember 2020.

Pepeng Nazarudin mengatakan program Bansos tetap menjadi prioritas di 2021. Namun, pihaknya juga menegaskan pentingnya target graduasi PKH pada 2021 menjadi 30% dari populasi. Sebab, para pendamping harus mampu memotivasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). 

"Kuncinya memotivasi KPM untuk graduasi. Bukan hanya 10%, tetapi 30% dari populasi," kata Pepeng.
 
Menurutnya, pada 2021 menjadi ajang evaluasi para pendamping yang tak hanya mampu menjalankan tugas rutin pendampingan, tetapi juga harus bisa memotivasi KPM untuk graduasi. 
"Karena itu, SDM Pendamping juga harus meningkat agar bisa memotivasi. Bansos ini hanya stimulan, bukan pasif income, jadi KPM harus graduasi. Program lima tahunan, kalau dua tahun bisa graduasi lebih baik," ujar dia.
 
Dia melanjutkan, pada 2021 juga komponen bansos akan ditambah, yakni untuk penderita TBC. Sebab, jumlah penderita TBC di Indonesia terus meningkat. Pemberian bantuan kepada para penderita TBC dimaksudkan untuk mendorong para penderita patuh meminum obat selama waktu yang ditentukan.
 
"Terakhir, para pendamping harus taat aturan dasar, kartu KKS tidak boleh dipegang pendamping. Pendamping yang dinilai berprestasi juga akan diberi reward untuk memotivasi pendamping agar taat aturan dan memotivasi KPM untuk graduasi," kata dia.
 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait