#PENCURIAN#BERITABANDARLAMPUNG

Pencuri Urung Curi Ratusan Juta dalam Mobil karena Alarm Berbunyi

Pencuri Urung Curi Ratusan Juta dalam Mobil karena Alarm Berbunyi
Mobil korban saat di depan Mapolresta Bandar Lampung. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Satu unit mobil Toyota Sienta BE 1266 CL dirusak oleh orang tidak dikenal yang hendak mencuri uang ratusan juta di dalamnya. Pelaku memecahkan kaca mobil di bagian belakang menggunakan busi. Tidak lama, alarm mobil berbunyi dan si pencuri kabur khawatir aksinya diketahui orang lain. 

Pemilik mobil, warga Kelurahan Rajabasa Raya, Amiruddin Siregar Sormin (41) mengatakan pada hari Senin, 27 September 2021 sekitar pukul 13:30 WIB ia sedang mengambil uang di Bank BRI sebesar Rp124 juta. Setelah itu, menuju Rumah Makan Begadang Resto Telukbetung Utara untuk makan siang.

Tak lama setelah makan siang, alarm mobilnya yang terparkir berbunyi. Setelah itu ia langsung bergegas  menuju mobil dan melihat kaca mobil belakang pecah dan pelaku kabur menggunakan sepeda motor Scopy.

"Saya itu gak sadar dibuntuti dari bank BRI oleh pelaku karena lihat saya nenteng uang. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku masuk rumah makan melihat situasi, kemudian dia keluar langsung melancarkan aksinya,"katanya, Selasa, 28 September 2021

Namun, pelaku yang berjumlah satu orang itu gagal lantaran alarm mobil berbunyi. Pelaku kabur ke arah kantor gubernur Lampung. Saat itu pelaku sempat di kejar satpam namun berhasil kabur.

"Gak sempat ngambil uang, untungnya kemarin ujan jadi dingin. Kalau panas mudah pecah kaca oleh busi,"katanya

Akibat kejadian itu, Amir sapaan akrabnya mengalami kerugian hingga jutaan  rupiah dan saat ini sudah membuat laporan di Mapolresta Bandar Lampung, bukti laporan LP/B/2185/IX/2021/SPKT Polresta Bandar Lampung.

"Pelaku pakai jaket hitam lengan panjang, bermasker. Uang saya simpan di bawah jok depan. Semoga pelaku bisa tertangkap agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,"katanya. 

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Devi Sujana mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan tersebut. Polisi akan melakukan penyelidikan perkara tersebut. "Ia sedang dalam proses,"katanya.

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait