nelayan

Pencarian Nelayan Hilang di Labuhan Maringgai Masih Nihil

Pencarian Nelayan Hilang di Labuhan Maringgai Masih Nihil
Pencarian nelayan yang hilang akibat kecelakaan kapal di Labuhan Maringgai, Lampung Timur yakni pada Kamis (3/12/2020) belum membuahkan hasil. (Dok. Basarnas Lampung)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Memasuki hari kedua pencarian nelayan yang hilang akibat kecelakaan kapal di Labuhan Maringgai, Lampung Timur yakni pada Kamis (3/12/2020) belum membuahkan hasil. 

Humas Basarnas Lampung Deni Kurniawan mengatakan, pencarian pada hari ini dilakukan sejak pagi hari hingga pukul 17.00 WIB.

"sampai saat ini, nihil pencarian hari ini kita lakukan hingga pukul 17.00," ujarnya, Kamis (3/12/2020).

Meski nihil, kondisi perairan saat pencarian cenderung stabil, jarak pandang juga normal, dan dapat dilakukan penyelaman, kendati ombak cukup tinggi.

"Kami akan lakukan pencarian besok kembali mulai pagi hari. Akan memperluas areal pencarian  dibantu oleh seluruh tim SAR dan juga Satpolairres Lampung Timur," katanya.

Sebelumnya, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban kecelakaan kapal di Labuhan Maringgai pada Rabu 2 Desember 2020.

Humas Basarnas Deni Kurniawan mengatakan, Basarnas Lampung mendapat info dari Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Maringgai atas nama Dwi Saputra pada Rabu pagi. 

Deni menjelaskan kejadian terjadi pada hari Selasa (01/12/2020) pukul 16.00 WIB  perahu nelayan Mutiara Jaya terbalik karena terhantam ombak. 

Menurut dia, Perahu Nelayan ini berawak 4 orang. Setelah terbalik terdapat korban yang berhasil selamat nama Sadra (45) berenang menuju FSRU (Floting Storage and Regasification) Lampung dan sekitar pukul 19.00 WIB berhasil menaiki Yokohama Fender FSRU Lampung bagian depan kanan. 

"Lokasi perahu terbalik di area dekat buoy B (buoy Timur). Crew FSRU melaporkan ke bagian manajemen untuk melaksanakan evakuasi terhadap korban tersebut," katanya. 

Pukul 21.05 WIB Kapal Tug Boat Tirta Elang dan Security Offshore segera melakukan evakuasi terhadap korban. Kemudian pihak FSRU melaporkan kejadian perahu nelayan terbalik dan rencana evakuasi korban ke pihak KUPP (Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan) Maringgai. 

Pukul 22.10 WIB Sadra berhasil naik ke Tirta Elang dengan selamat. Kemudian Tug boat Tirta Elang melakukan pencarian terhadap korban yang lain. Dengan hasil tidak diketemukan adanya tanda-tanda orang jatuh ke laut maka pencarian dihentikan sementara pkul 22.55 WIB. 

" awak perahu nelayan yang masih dalam pencarian ada 3 orang yaitu atas nama Umar, Rasmin dan Imron," kata dia.

Menanggapi laporan tersebut Kepala Basarnas Lampung Jumaril, melalui Kepala Seksi Operasi Basri, menindaklanjuti laporan dan mengarahkan personil untuk menuju lokasi utk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

“Kami kirimkan tim Pos SAR Bakauheni dengan menggunakan alut RIB 02 untuk mengevakuasi korban selamat di Kapal Tug Boat Tirta Elang”, ujar Jumaril.

Personil Pos SAR Bakauheni yg dikirimkan berjumlah 6 orang. Selain itu Basarnas Lampung mengirimkan tambahan 5 orang personil rescuer dari kantor untuk bergabung dan membawa perlengkapan penyelamatan di air.

Tim tiba di lokasi kejadian pukul 07.59 Wib dan langsung melakukan penyisiran dengan membagi menjadi 3 regu yang terdiri dari RIB 02 Basarnas, Kapal Polairud dan perahu nelayan.

Sampai berita ini diturunkan hasil pencarian masih nihil dan tim msih melakukan penyisiran dengan radius 42 km. "Pukul 12.11 WIB Tim SAR Gabungan menerima info dari Nelayan Cirebon bahwa mereka melihat perahu nelayan  yang diperkirakan sebagai perahu nelayan Mutiara Jaya di koordinat  5°26,64’S - 105°55,418’E," katanya.

Kemudian tim langsung menuju koordinat dan berkoordinasi dengan tug boat untuk melaksanakan proses penarikan perahu tersebut Pukul 15.00 WIB Tugboat melakukan Penarikan terhadap kapal mutiara tp tidak berhasil. 

Pencarian terus dilaksanakan hingga pukul 17.05 WIB namun belum membuahkan hasil. Pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari Kamis (03/12/2020) pukul 06.00 

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait