#beritalampung#beritalampungterkini#politik#dapil#pemilu2024

Penataan Dapil Diuji Publik untuk Tanggapan Masyarakat

Penataan Dapil Diuji Publik untuk Tanggapan Masyarakat
Ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) di 15 kabupaten/kota se-Lampung akan membuka partisipasi masyarakat terhadap penataan daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu 2024. Masukan dan tanggapan dari masyarakat mulai 23 November—6 Desember 2022.

"KPU membuka partisipasi masyarakat untuk memberikan masukan terkat dapail untuk Pemilu 2024," ujar Komisioner KPU Lampung Bidang Teknis Penyelenggara Ismanto, Selasa, 29 November 2022.

Baca juga: Gemuruh NasDem Lampung Siap Menangkan Partai dan Anies Baswedan 

Dia menjelaskan setelah masukan dari masyarakat, KPU di masing-masing kabupaten/kota akan melakukan uji publik rancangan penataan dapil yang telah disusun. Waktunya 7—16 Desember 2022. Uji Publik dilakukan guna melihat persepsi dan ekspektasi maysarakat, apakah penyusunan dapil sudah sesuai atau belum. Ada tujuh prinsip penataan dapil, yakni kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem pemilu yang proposional,  integritas wilayah, berada dalam cakupan yang sama, kohesivitas, dan kesinambungan.

Selain itu, KPU Lampung akan menyupervisi  proses rancangan dapil yang disusun KPU 15 kabupaten/kota se-Lampung. Nantinya tiga rancangan yang disusun, mana yang paling proposional yang akan lebih berpeluang untuk ditentukan KPU.

"Kami maksimal mengirimkan tiga (rancangan). Kalau dua juga enggak apa-apa," katanya.

Data agregat kependudukan per kecamatan (DAK2) untuk Lampung pada Pemilu 2024 mencapai 8.901.566 jiwa. Jumlah itu terdiri dari laki-laki 4.553.556  dan perempuan 4.348.010. Sedangkan DAK2 pada Pemilu 2014 mencapai 9.586.492 jiwa dan pada 2019 ada 9.675.719 jiwa. DPRD Lampung terdiri dari 8 dapil dengan jumlah kursi 85 dan DPR Lampung terdiri dari dua dapil.  

Perincian DAK2 Lampung

1. Lampung Selatan 1.073.867 jiwa dengan alokasi kursi 50 kursi.

2.Lampung Tengah 1.367.335 jiwa dengan alokasi kursi 50 kursi.

3. Lampung Utara 652.623 jiwa dengan alokasi 45 kursi.

4. Lampung Barat 307.818 jiwa dengan alokasi kursi 35 kursi.

5. Tulang Bawang 429.130 jiwa dengan alokasi kursi 40 kursi.

6. Tanggamus 618.155 jiwa  dengan alokasi kursi 45 kursi.

7. Lampung Timur 1.103.348 jiwa dengan alokasi kursi 50 kursi.

8. Way Kanan 481.104 jiwa dengan alokasi kursi 40 kursi.

9. Pesawaran 478.558 jiwa dengan alokasi kursi 40 kursi.

10. Pringsewu  423.837 jiwa dengan alokasi kursi 40 kursi.

11. Mesuji 232.140 jiwa dengan alokasi kursi 30 kursi.

12. Tulang Bawang Barat 300.328 jiwa dengan alokasi kursi 35 kursi.

 13. Pesisir Barat 167.339 jiwa dengan alokasi kursi 25 kursi.

14.  Bandar Lampung 1.092.506 jiwa dengan alokasi kursi 50 kursi.

15. Kota Metro 173.478 jiwa dengan alokasi kursi 25 kursi.

Dapil DPRD Lampung

Dapil 1 Bandar Lampung, 11 kursi.

Dapil 2 Lampung Selatan, 10 kursi.

Dapil 3 Pesawaran, Pringsewu, dan Metro, 11 kursi.

Dapil 4 Tanggamus, Lampung Barat, dan Pesisir Barat, 10 kursi.

Dapil 5 Way Kanan dan Lampung Utara, 11 kursi.

Dapil 6 Mesuji, Tulangbawang, dan Tulangbawang Barat, 10 kursi.

Dapil 7 Lampung Tengah, 12 kursi.

Dapil 8 Lampung Timur, 10 kursi.

Dapil DPR Lampung

Dapil 1, Lampung Barat, Lampung Selatan, Pesawaran, Pesisir Barat, Pringsewu, Tanggamus, Bandar Lampung, Metro, 10 kursi.

Dapil 2, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Mesuji, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, dan Way Kanan, 10 kursi 10.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait