#HAJI#BERITALAMPUNG

Penarikan Biaya Pelunasan Haji Bisa Dilakukan di Kemenag Daerah

Penarikan Biaya Pelunasan Haji Bisa Dilakukan di Kemenag Daerah
Ilustrasi ibadah umrah saat pandemi covid-19. Foto: AFP


Bandar Lampung (lampost.co) -- Kementerian Agama (Kemenag) mempersilakan calon jemaah haji yang batal berangkat untuk menarik biaya pelunasan. Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Lampung, Anshori, mengatakan penarikan bisa dilakukan di daerah asal. Penarikan bisa dilakukan dengan menunjukkan bukti pelunasan ke PHU Kemenag daerah. Kemudian, calon jemaah menyetorkan buku rekening dan fotokopi KTP serta nomor telepon aktif.

Petugas layanan nanti akan memberikan formulir penarikan. Setelah semua berkas selesai, Kanwil Kemenag akan mengirimkan permohonan ke pusat.

"Prosesnya kurang lebih 10 hari sudah cair ke rekening calon jemaah," ujarnya, Minggu, 6 Juni 2021.

Ansori menjelaskan, calon peserta yang hanya menarik uang pelunasan tetap terdaftar sebagai pada daftar tunggu. Pada periode selanjutnya mereka akan menjadi prioritas tanpa mengulang antrean. Namun, lanjutnya, jika total semua biaya ditarik, maka peserta dianggap memundurkan diri. Sehingga, nama peserta dihapus dan mesti mengulang antrean haji.

"Biaya pelunasan sebanyak Rp34,8 juta, tinggal menunjukkan bukti pelunasannya saja jika ingin menarik biaya tersebut," kata dia.

Diketahui, terdapat 6.636 calon jemaah di Lampung yang harusnya berangkat pada 2021. Mereka merupakan calon jemaah haji yang dijadwalkan berangkat pada 2020. 

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait