#stunting#kesehatan

Penanganan Stunting Lamteng Terbaik di Lampung

Penanganan Stunting Lamteng Terbaik di Lampung
Bupati Lampung Tengah, Musa Ahmad. Lampost.co/Raeza


Gunungsugih (Lampost.co) – Pemkab Lampung Tengah berupaya maksimal menangani angka stunting sejak 2021. Berdasarkan data elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (EPPGBM) pada 2020 tercatat 7.422 balita di Lamteng menderita stunting. Namun, kini angkanya turun hingga ke 4.059 kasus.

"Kami memiliki delapan aksi yang menjadi tolak ukur penilaian, yaitu analisis situasi, program kegiatan penanganan stunting, rembuk stunting, penyusunan kebijakan intervensi penurunan stunting terintegrasi, pembinaan kader, manajemen data, pengukuran dan publikasi dan hasil revisi kinerja tahunan," kata Bupati Lampung Tengah, Musa Ahmad, Senin, 15 Agustus 2022.

Menurut dia, konvergensi penurunan stunting 2022 langsung dinilai tim independen. Berdasarkan penilaian dari 30 kampung di 15 Kecamatan dari lokasi yang di tentukan berdasarkan delapan aksi yang di nilai Pemkab Lamteng meraih predikat terbaik pertama.

“Diharapkan kerja keras ini terus ditingkatkan sehingga angka stunting terus menurun, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang mengalami stunting,” katanya.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar