#covid-19Lampung#oksigen

Penambahan Stok Oksigen Diharapkan Tekan Angka Kematian

Penambahan Stok Oksigen Diharapkan Tekan Angka Kematian
Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin (kiri). Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin mengawal penyaluran 10 ton liquid oksigen dari CSR PT Pupuk Sriwidjaja Palembang kepada masyarakat Lampung, dalam rangka kontribusi penanganan Covid-19 di Lampung.

Penyerahan melalui Polda Lampung berlangsung di Gerai Oksigen Presisi, Natar, Lampung Selatan, pada Kamis, 19 Agustus 2021. Menurut Sudin, kebutuhan oksigen di masa pandemi sangat vital, terutama untuk pasien yang membutuhkan.

"Oksigen ini tadinya dianggap biasa saja oleh masyarakat. Untuk sekarang para korban Covid-19 dalam hitungan menit bisa meninggal kalau tidak mendapatkan suplai oksigen ini," kata Sudin, dalam keterangan resminya, Kamis, 19 Agustus 2021.

Ia berharap suplai tabung oksigen bakal searah dengan penurunan zona, dan jumlah warga yang terpapar covid 19. Hingga Lampung bisa terbebas dari PPKM level IV, dimana angka kematian terus menurun. Apalagi, saat ini hanya Metro yang berstatus zona merah, selebihnya 14 Kabupaten/kota di Lampung berstatus zona oranye.

"Diharapkan angka peyebaran terus turun," katanya.

Di sela-sela penyerahan tersebut, Sudin juga menanggapi isu pelepasan Harimau yang kakinya buntung di Taman Wisata Lembah Hijau Lampung. Pembahasan juga berlanjut mengenai pengelolaan taman wisata lembah hijau dan keberlangsungan hewan konservatif.

Direktur Jendral Konservasi dan Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Wiratno mengatakan, pelepasan Harimau buntung ke habitat liar harus dipertimbangkan dengan matang seperti yang disampaikan Ketua Komisi IV DPR-RI.

“Kita harus pertimbangkan matang-matang, karena banyak kemungkinan yang akan terjadi. Apalagi hewan yang terluka atau cacat sulit bertahan di habitat aslinya,” katanya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait