#Covid-19

Penambahan Kasus Covid-19 di Metro Didominasi Klaster Keluarga

Penambahan Kasus Covid-19 di Metro Didominasi Klaster Keluarga
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro, Erla Andrianti. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Metro bertambah 11 orang. Klaster keluarga mendominasi penambahan kasus saat ini. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro, Erla Andrianti mengatakan, penambahan tersebut menjadikan total kasus mencapai 1.233.

"Pasien yang sudah sembuh sebanyak 1.028 orang dengan rata-rata BOR hunian di rumah sakit mencapai 69,6 persen," kata dia, Senin, 14 Juni 2021. 

Baca: Kasus Aktif Covid-19 Lampung Lewati Standar WHO

 

Erla menjelaskan, penambahan baru terdiri dari pasien nomor 1.224, inisial K, 57 tahun, pasien 1.225,IRH, 46 tahun, dan pasien 1.226, EPP, 26 tahun. Ketiganya warga Iringmulyo, Metro Timur. Mereka merupakan satu keluarga yang pergi ke Jawa pada 24 Mei 2021. Pada 27 Mei, mereka mengeluh demam, kembung, dan batuk. Pada 4 Juni bapak dan anak mengeluh demam, lemas, batuk dan mual. Hingga pada 8 Juni diswab dan 12 Juni hasil positif, saat ini melakukan isolasi mandiri. 

"Selanjutnya pasien 1.227, Y, 56 tahun, pasien 1.228, DFA, 20 tahun, dan pasien 1.229, MPS, 18 tahun. Ketiganya merupakan bapak dan anak warga Margorejo, Metro Selatan," kata dia. 

Mereka pernah kontak dengan Ny S, pasien 1.110 yang telah terkonfirmasi positif covid-19. Pada 22 Mei mengeluh batuk, demam, dan hilang penciuman. Kemudian pada 23 Mei rapid antigen mandiri dengan hasil reaktif. Pada 8 Juni diswab dan 12 Juni hasilnya positif. Saat ini melakukan isolasi mandiri.

Kemudian, pasien nomor 1.230, I, 56 tahun dan pasien 1.231, YA, 16 tahun warga Imopuro, Metro Pusat. Kedua pasien merupakan ibu dan adik dari Ny ACT, pasien 1.109 yang terkonfirmasi positif covid-19. Pada 2 Juni rapid antigen hasilnya reaktif dan 12 Juni diswab hasilnya positif. Saat ini melakukan isolasi mandiri. 

"Pasien 1.232 AS 30 tahun warga Ganjar Asri, Metro Barat. Kronologisnya, pasien merupakan karyawan rumah sakit, beberapa waktu lalu ada rekam kerja yang terkonfirmasi positif. Pada 7 Juni dirapid antigen hasilnya reaktif, kemudian 8 Juni diswab dan 12 Juni hasilnya  positif. Saat ini melakukan isolasi di Rumah Sakit Mardiwaluyo," tambahnya.  

Pasien 1.233 U 51 tahun dan pasien 1.234 SM 42 tahun warga Mulyosari, Metro Barat. Keduanya merupakan suami istri, pada 14 Juni keduanya mengeluh hilang penciuman. Pada 7 Juni ke Puskesmas Mulyojati, karena tidak ada perubahan lalu dirapid antigen hasilnya reaktif. Pada 8 Juni diswab dan 12 Juni hasilnya positif. Saat ini melakukan isolasi mandiri. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait