#pemulung#gelandangan#beritalampung

Pemulung dan Gelandangan Menghiasi Jalan Sultan Agung

Pemulung dan Gelandangan Menghiasi Jalan Sultan Agung
Sejumlah pemulung dan gelandangan menepi di Jalan Sultan Agung, Way Halim, Jumat, 17 April 2020. Lampost.co/Umar Robbani


Bandar Lampung (Lampost.co): Suasana sepanjang Jalan Sultan Agung, Way Halim tak seperti biasanya, beberapa hari belakangan ini ramai dilintasi pemulung. Hal itu tampak pada pagi dan menjelang sore.

Rata-rata mereka membawa gerobak sambil berjalan menyusuri Jalan Sultan Agung. Sebagian mereka juga ada yang hanya duduk-duduk di trotoar.

Tak seperti pemulung pada umumnya, mereka tampak berkelompok. Satu gerobak itu tampak ada lebih dari satu orang. 

Bahkan sejumlah kelompok tampak seperti keluarga. Mereka terdiri dari sepasang orang dewasa membawa 2 sampai 4 anak kecil.

Menurut Illa, salah satu warga Jalan Sultan Agung, sebelumnya hanya 2-3 pemulung yang melintas. Bahkan ia mengungkapkan biasanya pemulung hanya melintas sambil mencari barang bekas.

"Biasanya ada cuma 2-3 orang dan itu pun hanya melintas tak ada yang berhenti lama duduk-duduk," kata dia, Jumat, 17 April 2020.

Ia juga menjelaskan pemulung yang lewat biasanya hanya sendiri membawa gerobak sesekali ada juga yang membawa karung. Perempuan 27 tahun itu juga mengungkapkan tak pernah melihat pemulung yang berkelompok atau membawa keluarga.

Warga lainnya, Anton, mengatakan fenomena itu biasanya terjadi menjelang bulan Ramadan. Menurutnya, banyak gelandangan termasuk pemulung di Jalan Sultan Agung, terlebih saat Ramadan datang.

"Bisa dibilang setiap tahun, mulai mau bulan puasa itu banyak bermunculan, tidak hanya pemulung tapi gelandangan juga banyak di lampu merah," ungkapnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait