#beritalampung#beritalampungkini#kekerasanseksualanak#korbankekerasanseksualanak#kekerasanseksual#pemulihanpsikologis

Pemulihan Psikologis Korban Kekerasan Seksual Jadi Hal Prioritas

Pemulihan Psikologis Korban Kekerasan Seksual Jadi Hal Prioritas
Ilustrasi. Dok Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Proses pemulihan psikologi anak yang mendapat tindakan kekerasan seksual merupakan hal prioritas. Bentuk penanganan psikologi korban ada beberapa hal.

Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Anak (LAdA) Damar Lampung, Sely Fitriani, menjelaskan pemulihan psikologis menjadi salah satu langkah yang perlu diambil dalam penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak. Bentuk penanganan pemulihan dan penanganan kekerasan seksual meliputi sejumlah hak.

"Restitusi, menegakkan kembali sejauh mungkin situasi yang ada bagi korban sebelum terjadi pelanggaran terhadap hak asasi manusia dan mengharuskan pemulihan," ujarnya, Minggu, 15 Januari 2023.

Kemudian kompensasi, korban kekerasan seksual seharusnya diberikan kompensasi untuk setiap kerusakan yang secara ekonomis dapat diperkirakan nilainya. Itu timbul dari pelanggaran hak asasi manusia.

Baca juga: Penjelasan Kemenag Lampung soal Standardisasi Ponpes 

"Seperti kerusakan fisik dan mental, kesakitan, penderitaan dan tekanan batin, biaya medis dan biaya rehabilitasi, dan lainnya," katanya.

Lalu rehabilitasi untuk anak korban kekerasan seksual disediakan pelayanan hukum, psikologi, perawatan medis, pelayanan atau perawatan, dan layanan profesional lainnya.

"Yang terakhir adalah jaminan kepuasan dan ketidak-berulangan. Anak korban kekerasan seksual mendapatkan jaminan atas pelanggaran yang menimpanya tidak terulang lagi. Sensitivitas penanganan pada anak korban juga harus sangat diperhatikan agar tidak membuat menjadi korban kembali (re-viktimisasi)," ujarnya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait