#bankindonesia#ekbis

Pemulihan Ekonomi Lampung 2022 Dipacu Tumbuh Lebih dari 2021

Pemulihan Ekonomi Lampung 2022 Dipacu Tumbuh Lebih dari 2021
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lampung, Irfan Farulian, saat seminar Lampung Economic Update di KPw BI Lampung, Kamis, 31 Maret 2022. Lampost.co/Sukisno


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemulihan ekonomi Lampung 2022 dipacu tumbuh lebih tinggi dibanding 2021. Secara keseluruhan, perekonomian Lampung pada tahun lalu tumbuh 2,79% dan diprediksi akan meningkat pada tahun ini. 

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lampung, Irfan Farulian, mengatakan perekonomian Lampung pada triwulan I 2022 diperkirakan tetap berada pada jalur pemulihan meski di tengah penyebaran varian Omicron dan tensi geopolitik Rusia dan Ukraina. 

Perkiraan tersebut didukung sentimen dan ekspektasi masyarakat serta pelaku usaha yang tetap optimis terhadap kondisi perekonomian. Lalu, penjualan ritel Januari 2022 juga terpantau tumbuh kuat dan perbaikan intermediasi perbankan yang terus berlanjut seiring akselerasi vaksinasi dan booster vaksin covid-19.

"Kinerja lapangan usaha terkait permintaan domestik secara umum diperkirakan meningkat, sementara ekspor termoderasi," katanya saat seminar Lampung Economic Update di Kantor Perwakilan BI Lampung, Kamis, 31 Maret 2022.

Prospek sisi pengeluaran untuk mobilitas masyarakat akan tumbuh pada Idulfitri dan Nataru dibandingkan 2021. Berdasarkan hasil liaison KPw BI Provinsi Lampung, terdapat peningkatan ekspektasi pelaku usaha terhadap peningkatan penjualan, tingkat upah, jumlah tenaga kerja, harga jual, dan investasi.

Kemudian prospek sisi lapangan usaha di sektor pertanian revitalisasi saluran irigasi pada beberapa sentra pertanian 2021 yang direncakan selesai pada Februari 2022 diperkirakan akan meningkatkan produktivitas produksi tanaman pangan dan mendukung kegiatan pengairan di tengah terjadinya kekeringan akibat fenomena El Nino.

Selanjutnya pada industri pengolahan, produksi CPO diperkirakan akan membaik akibat pengelolaan perkebunan yang lebih baik dan tidak ada penghentian operasi. Kemudian akselerasi program vaksinasi yang mendukung kegiatan ekonomi lapangan usaha industri pengolahan, terutama makanan sejalan dengan perkiraan berlanjutnya pemulihan sektor hotel, restoran, dan katering.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait