#Kesehatan#VirusKorona

Pemudik Poisitif Covid-19 Saat Arus Balik Harus Dikarantina

Pemudik Poisitif Covid-19 Saat Arus Balik Harus Dikarantina
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto


Jakarta (Lampost.co) -- Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo mewanti-wanti tak ada fenomena saling tukar kasus covid-19 antara Pulau Jawa dan Sumatra. Khususnya saat masa arus balik Lebaran 2021.

"Yang positif, bukan diputar balik melainkan langsung dikarantina. Jangan sampai terjadi fenomena pingpong," kata Doni dalam keterangan tertulis, Minggu, 16 Mei 2021.

Doni meminta perhatian khusus di kawasan penyeberangan Bakauheni, Lampung. Sebanyak 440.012 orang telah menyebrang dari Jawa ke Sumatra per 22 April hingga 15 Mei 2021

Dia menilai ada potensi mengoper covid-19 dari keadaan tersebut. Saat ini seluruh Jawa relatif berada di zona yang tidak buruk. Banyak daerah berstatus kuning dan hijau.

Sementara itu, banyak daerah di Sumatra berstatus oranye dan merah. Doni tidak mau ada keteledoran di area penyeberangan yang menyebabkan kasus covid-19 di Jawa kembali meningkat.

"Sebab kalau itu yang terjadi, sama saja pingpong, tidak akan selesai-selesai," ujar Doni.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini juga minta semua pihak menghindari fenomena balon penularan covid-19. Balon dinilai punya sifat menggelembung pada sisi lain jika ditekan.

Doni tak ingin kasus covid-19 melonjak di salah satu daerah. Kuncinya, semua pihak terlibat dalam penanganan covid-19.

Doni meminta petugas tidak menumpuk di satu titik. Koordinasi harus terlaksana dengan baik di lapangan.

"Kuncinya ada di disiplin dan kerja sama semua pihak. Petugasnya bergerak satu komando, pemerintah pusat dan daerah bekerja sama dengan baik, didukung masyarakat yang sadar menerapkan protokol kesehatan," ujar Doni.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait