#pelabuhanbakauheni

Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Harus Negatif Covid-19

Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Harus Negatif Covid-19
Suasana di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan pada H+2 Idulfitri. Dok ASDP


Kalianda (lampost.co) -- PT ASDP Indonesia Ferry mengingatkan seluruh pemudik yang hendak menggunakan jasa penyeberangan diharuskan negatif Covid-19. Hal itu dengan menunjukkan surat bebas covid-19, seperti hasil dari rapid tes antigen dan genose.

Aturan tersebut diterapkan di Pelabuhan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk, guna mencegah peningkatan kasus Covid-19 usai libur lebaran.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Shelvy Arifin, mengatakan ASDP mempersiapkan sarana dan prasarana dalam menghadapi layanan pascalebaran 18-24 Mei.

"Layanan dengan mengoperasionalkan 34 unit kapal untuk lintasan Merak-Bakauheni dan 32 unit kapal di lintasan Ketapang-Gilimanuk per harinya," kata Shelvy, Sabtu, 15 Mei 2021. 

Dia memperkirakan, pergerakan arus balik akan terjadi pada akhir pekan ini, khususnya dari Sumatra ke Jawa. Untuk itu pengecekan akan mulai dilakukan secara ketat di seluruh check point Lampung, terutama di Pelabuhan Bakauheni.

"Pada layanan pascalarangan mudik akan dilakukan pengetatan masa berlaku tes covid baik PCR dan Rapid Antigen 1x24 jam. Pengguna jasa sebelum tiba di pelabuhan diwajibkan membawa surat yang menunjukkan hasil negatif Covid-19," ujar dia.

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait