#pemerasan#krominal#hukum

Pemuda Pengangguran Tak Kapok Berurusan dengan Hukum

( kata)
Pemuda Pengangguran Tak Kapok Berurusan dengan Hukum
Tersangka saat diamankan di Mapolsek Banjaragung. Dok. Polsek Banjaragung


Menggala (Lampost.co) -- Dua kali meringkuk di balik jeruji besi tidak membuat Rudi Irawan (24), warga Kampung Agungdalem, Kecamatan Banjarmargo, Tulangbawang, jera berurusan dengan aparat kepolisian. Pemuda pengangguran tersebut kembali berurusan dengan polisi lantaran melakukan pemerasan.

Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro melalui Kapolsek Banjaragung Kompol Rahmin mengatakan pelaku bersama rekannya yang kini buron memeras pengendara motor yang melintas di jalan antara PT Bangun Nusa Indah Lampung (BNIL) dan PT Silva Inhutani pada, Senin, 14 September 2020.

Saat itu korban, Sukiman (37) dan saksi Siswanto (28), petani asal Kampung Agungjaya, Kecamatan Banjarmargo, hendak pulang ke rumah mereka usai melayat di Kampung Bujukagung, Kecamatan Banjarmargo. Setibanya di lokasi, kedua tersangka langsung menghalangi laju kendaraan korban.

Siswanto sempat menanyakan alasan kedua tersangka menghalangi jalan mereka. Namun, salah satu tersangka justru marah dan menamparnya empat kali.

Seusai menampar saksi, para tersangka lalu meminta uang Rp300 ribu sembari mengancam akan menembak keduanya, sembari tangan tersangka Rudi masuk ke dalam bajunya seolah-olah memegang sesuatu.

Karena tidak membawa uang dan khawatir tersangka semakin beringas, korban memutuskam untuk meminjam uang ke kamp PT Silva Inhutani, tempatnya bekerja dengan diantar tersangka Rudi Irawan.
Sedangkan rekan tersangka bersama saksi menunggu di lokasi kejadian.

"Korban akhirnya mendapatkan pinjaman uang Rp200 ribu dan diberikan kepada pelaku RI. Lalu pelaku ini meminta diantarkan kembali ke tempat semula untuk menjemput temannya. Setelah sampai di tempat tersebut para pelaku langsung melarikan diri," kata Rahmin, Selasa, 15 September 2020.

Seusai mengalami peristiwa pemerasan itu, ujar Rahmin, korban bersama saksi langsung melaporkan ke Mapolsek Banjaragung. Tersangka Rudi akhirnya dapat dibekuk selang beberapa jam usai kejadian. Sementara rekannya kini buron.

"Pelaku ditangkap, Senin, 14 September 2020, sekira pukul 16.30 WIB, di Jalan Lintas Timur Kampung Bujukagung, Kecamatan Banjarmargo. Dari tangan pelaku petugas menyita barang bukti uang tunai Rp200 ribu," ujarnya.

Kapolsek menjelaskan tersangka Rudi Irawan merupakan residivis kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan pada 2015 dengan TKP di Bendungan Indraloka, Kecamatan Way Kenanga, Tubaba. Akibat kasus itu dia dihukum 34 bulan penjara.

Kemudian, ia kembali berulah pada 2017 karena kasus pemerasan dengan TKP lapau tuak di Kampung Penawarjaya, Kecamatan Banjarmargo, Tuba. Akibat ulahnya itu, dia dikurung 14 bulan penjara. 

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...


Berita Terkait



Komentar