pandemikoronawabah

Pemuda Lampung Ciptakan Market Place Produk UMKM dan Wisata Lokal

Pemuda Lampung Ciptakan Market Place Produk UMKM dan Wisata Lokal
Bazar produk UMKM lokal. Lampost.co/Andi Apriadi


Bandar Lampung (Lampost.co)  -- Pandemi Covid-19 menurunkan kondisi perekonomian tanah air.  Hampir semua sektor merasakan dampak dari wabah tersebut, khususnya UMKM.  

Namun, generasi muda pantang menyerah dari memburuknya perekonomian akibat korona. Hal itu dibuktikan dengan kreativitas di berbagai bentuk salah satunya pemanfaatan digitalisasi.

Seperti salah satu pemuda Lampung Rejive Dewangga yang menciptakan market place bernama Barter Place. Pasar online ini akan menjadi sarana untuk membantu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal untuk bangkit. 

Hal yang melatarbelakangi dibentuknya Barter Place karena usaha pemula kerap mengalami kesulitan mendapatkan akses pasar terutama di masa pandemi. 

Barter Place berbeda dengan market place lainnya.  Rejive menjelaskan, melalui Barter Place,  ia ingin mempromosikan dan mengkombinasikan antara pelaku usaha lokal dengan wisata lokal dalam satu paket. 

"Sehingga masyarakat bisa menikmati dengan cepat dan hemat seperti one stop shopping," kata dia, Senin, 16 November 2020.

Ia optimis, UMKM asli Lampung akan bangkit jika memanfaatkan digitalisasi. Apalagi, perilaku masyarakat saat pandemi telah berubah trennya, yakni dari belanja offline ke online. 

 Selain itu, Rejive melihat semangat yang kuat bagi  para pelaku usaha untuk tetap bertahan di masa krisis sekalipun. 

Juga, tingginya minat belajar para pelaku usaha untuk memahami cara bertahan di masa krisis seperti saat ini.   Beberapa hal itu membuatnya semakin optimis untuk melahirkan Barter Place.

"Barter Place memberikan kesempatan bagi para pelaku pemula untuk meningkatkan kapasitas dan kuantitas di masa pandemi, "  kata dia.

"Barter Place tidak hanya membantu penjualan dari sisi online,  tapi juga dalam bentuk kegiatan fisik seperti bazar di lokasi strategis dengan tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19, " tuturnya.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait