#Aplikasi#TransportasiOnline

Pemuda Desa di Lampung Tengah Ciptakan Mangkat Jack

Pemuda Desa di Lampung Tengah Ciptakan <i>Mangkat Jack</i>
(Dok Mangkat Jack/Lampost.co)


Bandar Lampung (Lampost.co) – Pemuda desa di Lampung Tengah menciptakan aplikasi Mangkat Jack. Adalah Nanang Darmansyah, pemuda kelahiran Desa Sinarrejo, kabupaten setempat yang membangun transportasi online tersebut.

Berbeda dengan aplikasi serupa lainnya yang memberikan jasa antar penumpang di kota-kota besar, Mangkat Jack justru melayani pelanggan di desa. Akang Nanang, sapaan akrabnya, mengatakan Mangkat Jack telah tersedia di Play Store dan sudah diunduh lebih dari 1.000 pengguna.

"Tarif Mangkat Jack berdasarkan jarak per Km dan tarif minimal, yakni hanya Rp1.900/km," ujarnya kepada Lampost.co, Sabtu, 7 Maret 2020.

Kini, ia bersama pemuda pemudi setempat yng notabene adalah mahasiswa mengembangkan aplikasi tersebut.  Pihaknya sudah bermitra dengan 30 driver yang melayani wilayah Lampung Tengah dan Pringsewu.

“Saat ini masih melayani di Kabupaten Lamteng dan Pringsewu.  Tahun depan bisa dijangkau di seluruh Indonesia,” kata lulusan STIE Muhammadiyah Pringsewu itu.

Hal yang melatarbelakangi Nanang membangun Mangkat Jack karena hingga saat ini belum ada aplikasi daring digital yang menjangkau masyarakat desa.

Chief Marketing Operation and Relation Mangkat Jack Aziz Ahmad menjelaskan adanya Mangkat Jack  juga akan mendukung para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di desa untuk bisa melakukan penjualanan produk yang menjangkau lintas desa.

“Anak-anak di desa sudah tahu media sosial, namun belum maksimal penggunaanya,” kata dia.

Melalui Mangkat Jack,  ia ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa khususnya pelaku UMKM. Sebab, hingga kini masih banyak pelaku usaha kecil menengah di desa yang belum tersentuh digitalisasi. Tak hanya itu,  adanya Mangkat Jek diharapkan bisa menambah lapangan kerja di desa.

EDITOR

Abdul Gafur


loading...



Komentar


Berita Terkait