#pajak#pad

Pemprov Targetkan Penerimaan Pajak di Lampung Capai 98%

Pemprov Targetkan Penerimaan Pajak di Lampung Capai 98%
Ilustrasi. Medcom.id/Mohamad Rizal


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menargetkan realisasi pendapatan pajak tembus 98% dari total keseluruhan target.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Lampung, Adi Erlansyah menegaskan, saat pendapatan Lampung sudah tercapai lebih dari 96% dari target yang telah ditentukan.

"Kita berharap masih ada beberapa sumber penerimaan yang belum masuk di sisa waktu akhir bulan ini. Semoga bisa mencapai di akhir tahun sebsar 98 persen," ujar dia, Senin, 27 Desember 2021. 

Baca: Pemprov Kembali Gulirkan Pemutihan Pajak Kendaraan pada 2022

 

Ia mengatakan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Lampung berasal dari empat sumber, yakni pajak daerah, pajak retribusi, penerimaan dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan pendapatan lain-lain.

"Pajak dan retribusi daerah Insyaallah 100 persen. Tetapi untuk dua jenis penerimaan lainnya belum," ujar dia. 

Pendapatan dari BUMD semula diperkirakan bisa masuk dari pembagian minyak, namun ternyata belum bisa terealisasi di 2021. Begitu juga dengan penerimaan lain-lain seperti dari aset Waydadi yang tertunda karena prosesnya yang belum bisa terealisasi.

"Semoga di 2022 dua sumber penerimaan tersebut bisa masuk dengan optimal," ujarnya.

Ia memaparkan, sampai peka lalu target PAD yang semula Rp3,336 triliun sudah tercapai Rp3,092 triliun. Sehingga dalam angka bisa dipersentasikan senilai 93%.

"Kemudian untuk pendapatan transfer dari target semula Rp4,153 triliun, saat ini sudah masuk sebesar Rp4,138 triliun atau sebesar 99,65 persen. Adapun dari pendapatan daerah yang sah itu dari target Rp48 miliar, namun realisasinya tidak terlalu besar karena dana hibah dari kabupaten/kota ke provinsi ada yang tertunda," papar dia. 

Selanjutnya, untuk pajak daerah dari target Rp2,653 triliun saat ini sudah mencapai Rp2,662 triliun. Itu artinya, kata dia, sudah tercapai lebih dari 100%. Begitu juga retribusi daerah sudah mencapai 180%.

"Secara keseluruhan target pendapatan daerah Provinsi Lampung kalau bisa kami harapkan mencapai 98 persen sampai dengan akhir tahun," harapnya. 

Ia merincikan, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang ditargetkan sebesar Rp890 miliar telah realisasi Rp866 miliar atau 97,3%. Sementara Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dari Rp624 miliar telah terealisasi Rp599 miliar atau 96,6%.

Untuk Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dari target sebesar Rp560 miliar telah terealisasi Rp626 miliar atau 111%, pajak air permukaan dari Rp5 miliar telah terealisasi sebesar Rp5,5 miliar atau 110%, Sementara pajak rokok dari target sebesar Rp574 miliar telah terealisasi Rp594 miliar atau 103%.

"Dari total seluruhnya, kami optimistis bisa terealisasi 100 persen atau minimal 98 persen," kata dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait