#BERITALAMPUNG#RAMADAN

Pemprov Lampung Tiadakan Safari Ramadan

Pemprov Lampung Tiadakan Safari Ramadan
Suasana kompleks kantor Gubernur Lampung. Lampost/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meniadakan agenda safari ramadan tahun 2021. Kegiatan safari ramadan merupakan agenda rutin yang dilakukan pemerintah daerah untuk menjalin tali silaturahmi dan berbagi bantuan kepada semua pihak di penjuru Bumi Ruwai Jurai. Namun, saat ini pandemi Covid-19 belum reda, maka kegiatan tersebut ditiadakan.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Lampung, Ria Andari, mengatakan, bahwa pihaknya meniadakan safari ramadan atau roadshow ke daerah-daerah untuk berbuka puasa bersama dan berbagi bantuan secara langsung kepada masyarakat. Hal tersebut untuk mencegah penularan covid-19. Hal tersebut juga mengikuti Surat Edaran Menteri Agama Indonesia Nomor: SE.03 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idulfitri Tahun 1442 Hijriyah / 2021 Masehi 

"Safari ramadan ditiadakan karena masih pandemi. Tapi nanti rencananya ada peringatan Nuzulul Qur'an secara virtual bersama-sama kabupaten/kota, tokoh masyarakat dan instansi lainnya di Lampung," katanya di ruang kerja, Jumat, 9 April 2021.

Ria melanjutkan untuk program bantuan sosial dan paket sembako untuk masjid-masjid, pondok pesantren dan orang yang membutuhkan tetap direncanakan ada. Tetapi, mengenai berapa banyak jumlahnya dan sasaran lokasinya dimana saja masih dalam kajian Pemerintah Provinsi Lampung.

"Untuk bantuan sosial rencananya masih ada, tapi masih dalam pembahasan untuk detailnya," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya pada 2020, Pemprov meniadakan kegiatan safari Ramadhan, guna mencegah persebaran Covid-19. Meski rangkaian kegiatan safari ditiadakan, ibadah tetap harus dilakukan di rumah masing-masing. Kegiatan juga tidak dilakukan pada satu tempat, melainkan melalui tayangan video conference. Kegiatan seperti melakukan zikir dan doa bersama dilakukan dengan menaati protokol kesehatan. 

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait