#pemprov#bpk

Pemprov Lampung Targetkan Kembali Raih WTP

Pemprov Lampung Targetkan Kembali Raih WTP
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat serah terima keuangan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020 di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berkomitmen mewujudkan pengelolaan keuangan yang akuntabel dan informatif. Hal tersebut merupakan salah satu pemenuhan kewajiban Pemerintah Daerah yang tertuang pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menyerahkan laporan keuangan dan menandatangani berita acara serah terima keuangan Pemprov Lampung Tahun Anggaran 2020 di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung.

Laporan langsung diterima Kepala BPK Perwakilan Provinsi Lampung, Andri Yogama.

"Laporan keuangan tersebut selesai dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan dan merupakan bentuk komitmen Pemprov Lampung dalam pengelolaan keuangan yang baik demi mewujudkan pengelolaan keuangan yang akuntabel serta informatif," kata Gubernur Arinal Djunaidi melalui pesan tertulisnya, Kamis, 11 Maret 2021.

Gubernur menceritakan, Pemprov Lampung telah meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) selama enam tahun berturut-turut. Penghargaan tersebut diraih berkat kerja sama yang baik antara semua pihak, termasuk rekomendasi-rekomendasi yang membangun dari BPK Lampung sehingga Pemprov dapat terus meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan yang baik.

"Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala BPK Perwakilan Provinsi Lampung beserta jajaran yang telah melakukan pemeriksaan interim atau pendahuluan bersamaan dengan proses penyusunan laporan keuangan tersebut," katanya.

Penyusunan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2020 kali ini, kata Arinal, sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Adanya penanganan dampak pandemi covid-19 dari sisi keuangan membuat pengungkapan dalam catatan laporan keuangan harus disajikan dengan lebih detail.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait