#beritalampung#beritalampungterkini#inflasi#kenaikanhargabbm#bb,

Pemprov Lampung Siapkan Strategi Matang Guna Antisipasi Inflasi

Pemprov Lampung Siapkan Strategi Matang Guna Antisipasi Inflasi
Ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan strategi yang matang dalam mengantisipasi inflasi. Strategi telah melalui penggodokan dan evaluasi secara masif agar tidak salah langkah.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi menerangkan pihaknya tengah fokus mengendalikan inflasi dari dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).  "Mengenai pengendalian inflasi dan dampak dari kenaikan BBM kami evaluasi secara massif.  Kami siapkan semua rancangan sesuai dengan arahan Presiden dan Kemendagri," ujarnya, Selasa, 4 Oktober 2022.

Baca juga: Lampung Fair 2022 Digelar 29 Oktober-13 November 

Dia menegaskan jika Lampung adalah salah satu daerah yang tidak mengalami kekacauan dampak inflasi. "Misal kenaikan harga yang fluktuatif secara masif di daerah lain, untuk di Lampung terpantau berpengaruh tapi tidak terlalu besar dan masih bisa diantisipasi," katanya.

Adapun salah satu langkah taktis terkait upaya pegendalian inflasi, jika adanya kenaikan bahan pokok, Pemprov Lampung menggelar operasi pasar. "OP adalah salah satu wujud pemerintah hadir untuk mengatasi permasalahan. Sekarang saat harga mulai stabil, OP tidak lagi digelar," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga tetap menyiapkan anggaran dan bantalan sosial dan persiapan yang tetap dipastikan aman. "Untuk jaring pengaman sosial, kami juga sudah ada jatah dengan alokasi dana yang sudah diarahkan dan ditentukan pemprov melalui dana transfer umum yakni Rp10,6 miliar untuk masyarakat miskin ekstrem," katanya.

Menurut dia, langkah tersebut cukup tepat dan akurat dalam strategi penanganan dan pencegahan inflasi. "Kami terus lakukan pengawasan dan langkah yang konkret jika sewaktu-waktu membutuhkan tindakan yang cepat, kami siap," ujarnya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait