#beritalampung#iduladha

Pemprov Lampung Berkurban 14 Sapi dan 1 Kambing

Pemprov Lampung Berkurban 14 Sapi dan 1 Kambing
Ilustrasi. Foto: Google Images


Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Provinsi Lampung menyerahkan hewan kurban sebanyak 14 ekor sapi dan 1 ekor kambing pada perayaan Hari Raya Iduladha 1443 Hijriah yang akan berlangsung besok, Minggu, 10 Juli 2022. Ke-15 hewan kurban tersebut akan diserahkan ke masyarakat yang membutuhkan.

"Alhamdulillah Pemprov berhasil terima hewan kurban sebanya 14 ekor sapi dan 1 kambing, dimana kurban ini diterima dari para pegawai di lingkungan Pemprov Lampung," kata Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Masyarakat Pemprov Lampung, Qodratul Ikhwan, Sabtu, 9 Juli 2022.

Dia mengatakan nantinya pelaksanaan penyembelihan hewan kurban ini akan dilakukan pada Minggu, 10 Juli 2022 setelah pelaksanaan salat Idula yang rencananya digelar di halaman kantor Gubernur Lampung.

“Ada panitia yang akan lakukan penyembelihan yang disaksikan langsung masyarakat. Nantinya daging-daging kurban ini akan dibagikan ke masyarakat setempat yang memang pantas untuk menerima kurban,” ujar dia.

Selain itu pihaknya akan membagikan hewan kurban ke sejumlah pondok pesantren dan masjid yang ada di sekitar perkantoran Gubernur Lampung. “Insyaallah akan dibagikan secara merata dan tak mengurangi makna berkurban yang sesungguhnya. Semuanya bisa menikmati,” ujarnya.

Dia mengatakan hewan kurban tidak hanya diterima dari sumbangan pegawai saja Pemprov Lampung saja. Presiden Jokowi juga menyumbangkan 1 ekor sapi kurban untuk Provinsi Lampung.

“Bantuan sapi ini tak hanya sekali berikan Pak Presiden. Bobot dari kurbannya juga tak main-main yakni 800 kilogram. Sapi tersebut akan dikurbankan di Kampung Bumiratu, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan,” ujarnya.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk bisa mengikuti arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup agar pembagian daging hewan kurban tidak menggunakan kantong plastik dan diganti dengan wadah yang ramah lingkungan.

"Bisa diganti dengan besek bambu, daun jati, daun pisang atau bahan kertas. Ini guna menjaga lingkungan tetap minim sampah plastik," tutupnya.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait