#antikorupsi#disdikbud

Pemprov Lampung Perkuat Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

Pemprov Lampung Perkuat Pendidikan Antikorupsi di Sekolah
Ilustrasi Pixabay/ Pexels


Bandar Lampung (Lampost.co)— Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, secara rutin melaksanakan bimbingan teknis kepada guru yang mengajarkan pendidikan antikorupsi di sekolah.


Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya penguatan pendidikan anti korupsi di tingkat sekolah. Hal ini berguna untuk melahirkan generasi yang bermatabat.

"Ini sebagai upaya kita untuk memberikan pemateri bimtek, sehingga nantinya bimbingan ini berasal dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Lampung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," kata Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Sulpakar, Minggu, 12 Juni 2022.

Adapun target dari bimbingan ini yakni satu sekolah memiliki minimal satu guru yang mengikuti bimtek pendidikan antikorupsi.

"Cukup satu minggu hanya satu jam pelajaran saja. Kami melakuan pengawasan yang dibentuk langsung oleh Disdikbud," ujar dia.

Pihaknya mendata saat ini sudah ada 480 guru yang sudah mengikuti bimtek antikorupsi. Data itu akan terus ditambah.

Adapun pendidikan antikorupsi akan berlaku mulai dari tingkat SD, SMP, SLTA, MI, MTs, hingga MA.

"Dalam pembelajaran ini, sekolah yang menjadi kewenangan Kementerian Agama dan insersi atau penyisipan terhadap tiga mata pelajaran PPKn, Al-Quran, Hadist dan juga akhlak," kata dia.

Menurutnya, tahun pelajaran ini untuk sekolah jenjang SMA dan SMK, pendidikan antikorupsi akan dimasukkan kedalam Sertifikat Tamat Belajar (STB) sehingga masuk kedalam ujian sekolah.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait