#beritalampung#beritalampungterkini#protein#stunting#penurunanstunting

Pemprov Lampung Kampanyekan Gizi Produk Peternakan Turunkan Stunting

Pemprov Lampung Kampanyekan Gizi Produk Peternakan Turunkan <i>Stunting</i>
Ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Protein hewani berperan penting dalam tumbuh kembangnya kecerdasan maupun fisik suatu individu. Tingkat konsumsi yang rendah pada anak usia dini memberikan pengaruh yang tidak baik dalam jangka waktu yang panjang. 

Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan mendorong kampanye gizi produk peternakan yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH). Protein asal hewan, yaitu daging, susu, dan telur harus mengedepankan ASUH.

Baca juga: Angka Covid-19 di Lampung Selatan Bertambah 5 Kasus 

"Aman, artinya tidak mengandung bahaya biologis, kimiawi, dan fisik yang dapat menyebabkan penyakit dan mengganggu kesehatan. Sehat artinya mengandung zat-zat yang dibutuhkan dan berguna untuk kesehatan manusia," kata Kepala Disnakkeswan Lampung, Lili Mawarti, Selasa, 29 November 2022.

Selanjutnya utuh artinya tidak dikurangi atau dicampur dengan bahan lain. Halal artinya penyembelihan dan penanganan sesuai dengan syariat agama Islam.

“Dengan upaya tersebut kita mendukung penurunan kasus stunting di Lampung. Sebab, stunting salah satunya ditandai dengan tinggi badan di bawah rata-rata dan cenderung kurus akibat kurang asupan gizi yang baik. Menurut WHO, stunting adalah gangguan perkembangan pada anak yang disebabkan gizi buruk ," ujarnya.

Menurut dia, protein sebagai salah satu nutrisi penting mampu membantu proses pertumbuhan, mengganti jaringan sel tubuh yang rusak, memperkuat sistem kekebalan tubuh, membentuk struktur tulang, gigi, dan rambut. Kekurangan nutrisi pada masa ini akan menyebabkan anak-anak masuk kategori stunting.

"Kami sudah lakukan sosialisasi mulai dari Pesisir Barat, Lampung Barat, Lampung Tengah, dan Way Kanan. Peserta tiap daerah lebih dari 250 orang, kami mengharapkan agar kegiatan ini bisa disampaikan ke masyarakat lain," katanya.

Pihaknya juga berpartisipasi dalam kunjungan kerja Tim Penggerak PKK Lampung ke 15 kabupaten/kota terutama desa-desa yang menjadi target pengendalian stunting di Bumi Ruwa Jurai dengan mendistribusikan 39.300 butir telur ayam, 2.200 ekor bibit ayam kampung (KUB), dan mengampanyekan konsumsi protein hewani dengan menyalurkan 6.000 butir telur.

"Program ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menyediakan sumber protein hewani untuk anak-anak sebagai calon generasi penerus bangsa agar terhindar dari stunting," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait