#pemprov#asdp

Pemprov Lampung dan ASDP Bentuk Perusahaan Patungan

Pemprov Lampung dan ASDP Bentuk Perusahaan Patungan
Pembahasan Kerja sama pembentukan perusahaan patungan (JVCo) Pengelola Kawasan Pariwisata Terintegrasi Bakauheni antara Pemprov Lampung dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Kamis, 13 Januari 2022. Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung sedang menguatkan kerja sama pembentukan perusahaan patungan (JVCo) Pengelola Kawasan Pariwisata Terintegrasi Bakauheni dan Pembahasan skema kerja sama Menara Siger bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan kesepakatan tersebut dilakukan Gubernur Arinal Djunaidi dengan Direktur Utama (Dirut) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi pada 26 Desember 2021 lalu.

"Porsi saham pemprov Lampung dalam perusahaan patungan melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang akan ditunjuk kemudian, serta dititipkan terlebih dahulu PT ASDP," jelas dia, Kamis, 13 Januari 2022.

Baca: 2022 Diyakini Jadi Tahun Kebangkitan UMKM Lampung

 

Menurut dia, BUMD akan melakukan pengambilan bagian saham dalam Perusahaan Patungan (JVCo) setelah penyelesaian proses internal dengan terlebih dahulu mengirimkan surat minat ke PT ASO+DP dengan mengikuti kaidah bisnis dan ketentuan perundangan yang berlaku. 

"Pembentukan perusahaan patungan bertujuan untuk optimalisasi lahan yang dimiliki masing-masing pihak agar memiliki badan hukum dan diakui secara legal oleh pemerintah dalam mengelola Kawasan Wisata Terintegrasi di Bakauheni Lampung Selatan," jelas dia.

Ia berharap, perusahaan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan taraf hidup masyarakat.

"Perusahaan patungan tersebut memiliki tanggung jawab dalam penataan lingkungan, mempersiapkan masterplan, serta tata tertib dan peraturan kawasan, penyediaan sarana dan prasarana kawasan yang berkualitas," katanya. 

Juga melayani dan mendukung sepenuhnya aktivitas tenant/penghuni kawasan, melakukan fungsi manajerial, serta sebagai katalisator pengawasan dan pemeliharaan keselamatan lingkungan hidup.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait