#pilgub#pilkada#kpu

Pemprov Lampung Bahas Efisiensi Anggaran Pilgub 2024 Bersama Kabupaten/kota

Pemprov Lampung Bahas Efisiensi Anggaran Pilgub 2024 Bersama Kabupaten/kota
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto. Lampost.co/ Atika Oktaria S Nilam


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Pemerintah Provinsi Lampung dalam waktu dekat ini akan melakukan rapat pembahasan efisiensi anggaran Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024. Anggaran Pilgub 2024 itu telah diajukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Pemerintah Provinsi.


"KPU telah memaparkan terkait pengajuan dana Pilgub, setelah ini kita akan lihat dulu kebutuhannya seperti apa. Dimana kita harus alokasikan dana dengan sebaik-baiknya, sebab Bawaslu juga membutuhkan dana," kata Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, Minggu, 12 Juni 2022.

Pihaknya akan mempelajari terkait penyaluran anggaran kepada KPU. Ia harap penyaluran dana bisa dianggarkan dengan baik.

"Jadi memang kalau mau mengeluarkan anggaran berapa besarannya, harus disesuaikan dengan tahapan yang akan dijalankan, sehingga nantinya semua sinkron dan sejalan," ujar dia.

Tak hanya Pemerintah Provinsi Lampung sana, nantinya juga pembahasan ini akan dibahas secara lengkap bersama dengan pemerintah kabupaten/kota.

"Harapannya perencanaan kebutuhan anggaran bersama atau cost sharing yang sesuai dengan Peraturan Kementerian Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2019 bisa sejalan dengan tepat dan sesuai," ujarnya.

Karena menurutnya, baik pemerintah kabupaten/ kota dan provinsi memiliki beban yang berbeda,  jika merujuk dari jumlah mata pilih, kecamatan, desa, serta jumlah KPPS.

"Kita tidak bisa bicara target tapi yang penting kegiatan pilgub tidak terhambat tapi juga tidak boros dan sesuai dengan peruntukannya," tegas dia.

Sebelumnya KPU Provinsi Lampung telah mengajukan dana sejumlah Rp681,43 miliar kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk kegiatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur.

Dana yang diajukan oleh KPU tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan pilgub tahun 2018 lalu yakni sejumlah Rp360 miliar.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait